news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Shalat Malam Sebaiknya Jam Berapa? Simak Tiga Jenis Shalat Malam yang Dibagikan Ustaz Adi Hidayat Berikut Ini.
Sumber :
  • istockphoto

Shalat Malam Sebaiknya Jam Berapa? Simak Tiga Jenis Shalat Malam yang Dibagikan Ustaz Adi Hidayat Berikut Ini

Shalat malam adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan. Kapankah sebaiknya shalat malam diamalkan? Berikut penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang shalat malam.
Selasa, 9 Januari 2024 - 22:08 WIB
Reporter:
Editor :

“Anda ada keperluan, Anda tunaikan dalam keadaan Anda belum tidur,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Maka disarankan Anda isi dengan tunaikan shalat pada saat itu. 

“Tidak diawali dengan tidur terlebih dahulu, jelas,” sambung Ustaz Adi Hidayat.

Waktu shalat qiyamul lail, kata Ustaz Adi Hidayat adalah mulai setelah shalat isya sampai dengan ke pertengahan malam.

“Atau bahkan terbentang tapi tidak didahului dengan tidur,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

Sementara untuk jumlah rakaat, shalat qiyamul lail dapat dilakukan sebanyak dua rakaat, empat rakaat atau semampu Anda. 

“Ya jadi ini yang dimaksudkan shalat yang Anda tunaikan shalat malam yang jenisnya dilakukan sebelum Anda tidur,” kata Ustaz Adi Hidayat. 

“Kesulitan bangun menunaikan tahajud misalnya, maka Anda bisa ambil alternatif yang pertama,” kata Ustaz Adi Hidayat

“Setelah shalat isya, Anda shalat sunnah ba’diyah setelah itu tunaikan shalat malam yang ini,” saran dari Ustaz Adi Hidayat menambahkan.

Tahajud


Shalat Malam Sebaiknya Jam Berapa? Simak Tiga Jenis Shalat Malam yang Dibagikan Ustaz Adi Hidayat Berikut Ini (istockphoto)

Shalat malam yang kedua adalah tahajud.

Shalat tahajud umumnya dilakukan dua pertengahan malam sampai dengan ke akhirnya. 

“Biasanya dikerjakannya jarang jarang, ada yang dibawah tengah malam,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Biasanya, rata rata kata Ustaz Adi Hidayat dilakukan diatas tengah malam lebih dari pukul 12.00 WIB dini hari.

“Setengah dua, setengah tiga, setengah empat mendekat kepada fajar,” kata Ustaz Adi Hidayat. 

“Nah aktivitas yang ditunaikan setelah tidur dulu, tidur berbaring dalam bahasa arab disebut dengan hajada,” lanjut Ustaz Adi Hidayat saat menjelaskan.

Kalau Anda berusaha untuk bangkit setelah anda berbaring terlebih dahulu kata Ustaz Adi Hidayat maka tambahkan ‘ta’ di depannya.

“Jika Anda serius ingin mengerjakannya, ditambah dengan Tasydid sebelum huruf akhirnya. Tasydid, syiddah dobel, semangatnya dua kalipat, ada perjuangan untuk bisa mewujudkan itu,” jelas Ustaz  Adi Hidayat.

Berubah kalimatnya dari hasaja dan tahajada.

Itulah yang akhirnya memunculkan kata tahajud.

“Kata Allah diantara sementara malam, ayo berusaha jangan terlalu menikmati tidur dengan selimut yang enak, ayo berusaha untuk bangkit,” jelas Ustadz Adi Hidayat.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:06
01:40
06:17
04:38
03:58
07:44

Viral