- ANTARA
Tahukan Anda? Perintis Pesawat Terbang Ternyata Cendikiawan Muslim
Jakarta, tvOnenewscom - Pesawat terbang adalah mesin canggih yang membawa manusia menjelajahi langit.
Pesawat memiliki ternyata memiliki sejarah yang luar biasa.
Tahukah Anda? Bahwa perintis pertama dalam penciptaan pesawat terbang ternyata adalah seorang cendikiawan Muslim?
Mari kita menengok masa keemasan ilmu pengetahuan Islam dan tokoh brilian yang mencapai pencapaian luar biasa dalam dunia penerbangan.
Keajaiban Ilmu Pengetahuan dalam Islam
Tahukan Anda? Perintis Pesawat Terbang Ternyata Cendikiawan Muslim (Sumber: ANTARA)
Sejak zaman keemasan Islam pada Abad Pertengahan, dunia Islam telah menjadi pusat keilmuan yang mencakup berbagai disiplin ilmu pengetahuan.
Pentingnya pengetahuan dan penelitian telah ditekan dalam salah satu ayat dalam Al-Qur'an. Berikut lafadz ayat tersebut.
Surat Al-Mujadalah ayat 11, Allah SWT berfirman:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا۟ فِى ٱلْمَجَٰلِسِ فَٱفْسَحُوا۟ يَفْسَحِ ٱللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ ٱنشُزُوا۟ فَٱنشُزُوا۟ يَرْفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Artinya: “Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majelis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Surat Al-Mujadalah ayat: 11)
Abbas Ibnu Firnas: Pionir Penemu Pesawat Pertama
Tahukan Anda? Perintis Pesawat Terbang Ternyata Cendikiawan Muslim (Sumber: ANTARA)
Pada abad ke-9 seorang polimatik Muslim bernama Abbas ibn Firnas lahir di kota Ronda, Andalusia (sekarang Spanyol) pada tahun 810 M.
Firnas bukan hanya seorang ahli matematika dan filosofi, tetapi juga pionir dalam eksperimen penerbangan.
Berbagai sumber menyebutkan bahwa Abbas Ibnu Firnas merupakan seorang tokoh besar yang berasal dari Takurunna, Ronda.
Abbas Ibnu Firnas hidup pada masa pemerintahan Abdurrahman II dari Dinasti Umayyah di Andalusia.
Abdurrahman II sendiri merupakan ayah dari penguasa Cordoba, Muhammad I yang menghasilkan banyak penemuan.
Inspirasi Ibnu Firnas dalam menciptakan pesawat pertama didasarkan pada keyakinannya akan pentingnya eksplorasi ilmiah.
Melalui keingintahuannya dalam ilmu aerodinamika, Ibnu Firnas berhasil menemukan parasut dan pesawat layang.
Dalam sebuah video berjudul “Abbas Ibnu Firnas, Penemu Ide Pesawat Terbang” yang diunggah kanal Youtube STIBA Ar Raayah, diceritakan bahwa pada saat itu Ibnu Firnas membaca ayat suci Al-Qur’an sekaligus mentadabburinya.
أَوَلَمْ يَرَوْا۟ إِلَى ٱلطَّيْرِ فَوْقَهُمْ صَٰٓفَّٰتٍ وَيَقْبِضْنَ ۚ مَا يُمْسِكُهُنَّ إِلَّا ٱلرَّحْمَٰنُ ۚ إِنَّهُۥ بِكُلِّ شَىْءٍۭ بَصِيرٌ
“Dan apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu.” (QS al-Mulk [67]: 19)
Kemudian Ibnu Firnas memperhatikan burung-burung yang terbang di sekitar menara masjid Cordoba.
Sejak saat itulah, ia mulai berpikir bagaimana caranya agar dapat terbang seperti burung.
Kemudian, ia mulai mempelajari tentang berat tubuh saat di udara.
Ibnu Firnas mempelajari bagaimana tubuh mampu melawan udara dan pengaruh tekanan udara apabila pesawat tersebut tidak mampu terbang di udara.
Pemikirannya Ibnu Firnas ini adalah sebuah hal luar biasa yang mana itu semua berasal dari keilmuannya di bidang Pengetahuan Alam, Fisika dan Kimia.
Kemudian pada tahun 875 M, dalam salah satu eksperimennya, Ibnu Firnas menciptakan sayap buatan sendiri yang dikenal sebagai "rihla" atau "jubah terbang."
Ibnu Firnas melompat dari puncak bukit dan berhasil mengendalikan arahnya sebelum mendarat dengan selamat.
Itulah satu pencapaian paling awal dalam sejarah penerbangan.
Saat itu, Ibnu Firnas berhasil terbang selama 10 menit.
Namun sayangnya, Ibnu Firnas gagal melakukan pendaratan.
Sehingga Ibnu Firnas mengalami kecelakaan dan mengalami luka.
Inilah yang kemudian menjadi cikal bakal penemuan parasut.
Tidak berhenti sampai disitu, dalam berbagai sumber disebutkan bahwa Ibnu Firnas kemudian berkali-kali menguji penemuannya dan melakukan berbagai pembaruan.
Hingga pada percobaan terakhirnya, Ibnu Firnas mengalami patah tulang punggung.
Kemudian Ibnu Firnas jatuh sakit hingga akhirnya meninggal dunia pada tahun 887 M.
Teori dasar Abbas ibn Firnas inilah yang kemudian disempurnakan menjadi teori awal dari pembuatan pesawat terbang di era modern.
Sejak itulah Ibnu Firnas dikenal sebagai bapak penerbangan atau bapak kedirgantaraan dunia.
Untuk mengenang jasanya, nama Ibnu Firnas kemudian diabadikan menjadi salah satu nama bandara di Kota Baghdad.
Penemuan Ibnu Firnas ini haruslah kita banggakan, karena menjadi bagian dari warisan ilmiah Islam yang luar biasa.
Selain Ibnu Firnas, ada juga tokoh-tokoh Islam yang luar biasa dalam ilmu pengetahuan.
Sebut saja Al-Hasan ibn al-Haytham, Ibnu Sina, dan Ibnu Khaldun, mereka telah memberikan kontribusi besar dalam bidang matematika, kedokteran, dan sains.
Sebagai Muslim, kita patutlah bangga dan selalu meningkatkan ilmu pengetahuan kita.
Sebagaimana diperintahkan oleh Allah SWT dalam surat yang dijelaskan di atas.
Semoga artikel ini bermanfaat.
(Jeni/put)