- freepik
Saat Ramadhan Besok Ingin Melatih Anak Puasa? Simak Tips Berikut Ini
Pada usia ini, anak-anak cenderung sudah mulai berpikir kritis.
“Inilah masa-masa paling penting dalam kehidupan mereka,” jelasnya.
Oleh karena itu, sesuaikan waktu berbuka sesuai kemampuan anak.
Oleh karenanya, ketika baru belajar puasa, balita yang biasanya sarapan pukul 07.00 bisa diajari untuk menunda hingga pukul 09.00 atau 10.00.
Setelah sarapan yang tertunda, ajak balita lanjut berpuasa hingga boleh makan lagi pukul 15.00.
Kemudian lanjut lagi berbuka puasa bersama pada Maghrib.
Dia mengatakan pada umumnya, hal-hal yang membuat anak lemah saat berpuasa adalah karena anak berpuasa tidak bertahap sesuai kemampuannya
Anak yang berusia di bawah usia 7 tahun merupakan kelompok yang lebih berisiko mengalami hipoglikemia apabila berpuasa.
Selain itu, kelompok usia ini lebih rentan mengalami kekurangan cairan.
Perubahan pola tidur akibat bangun sahur juga dapat berdampak pada kemampuan di sekolah.
“Maka dari itu, agar anak tetap fit dan tidak lemas, lakukan durasi puasa secara bertahap. Jika tidak kuat, silahkan berbuka puasa karena anak-anak hukumnya belum wajib berpuasa," tandasnya.
Dia menambahkan bahwa jika balita masih belum mampu bertahan, berikan mereka sedikit kelonggaran.
Dalam satu bulan, balita mungkin akan melakukan peningkatan ketahanan berapa jam mereka bisa menahan lapar.
Bahkan bisa jadi di akhir ramadhan mereka mampu tidak sarapan hingga pukul 12 siang.
Saat berbuka puasa, dia menyarankan orang tua memberi asupan seperti kurma atau sup buah untuk mengganti kalori yang hilang.
Kemudian setelah shalat Maghrib, berikan anak makan besar.
Lalu, setelah shalat tarawih, anak bisa diberi kudapan bergizi seperti kroket atau risoles.
Dokter juga memberikan kiat untuk orangtua yang ingin mendorong anak termotivasi untuk berpuasa.
Memberikan hadiah sederhana agar anak bersemangat boleh-boleh saja, seperti membuat makanan atau minuman favorit untuk berbuka puasa.
Tanamkan juga keinginan berpuasa dalam hati anak-anak dengan cara memberikan pendidikan agama secara tersirat.
Kemudian, beri anak pengenalan sederhana mengenai manfaat puasa untuk kesehatan, seperti untuk memperbaiki sel-sel kekebalan tubuh yang rusak agar ia tidak mudah sakit sehingga ia bisa belajar dan bermain lebih lama.