news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Jemput Malam Lailatul Qadar Harus di Masjid? Ustaz Adi Hidayat Sarankan Ini.
Sumber :
  • istockphoto

Jemput Malam Lailatul Qadar Harus di Masjid? Ustaz Adi Hidayat Sarankan Ini

Demi menjemput malam Lailatul Qadar, sebaiknya, pada malam-malam terakhir bulan Ramadhan, seluruh umat Islam  meningkatkan ibadahnya, terutama di malam hari.
Sabtu, 30 Maret 2024 - 05:18 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat mengingatkan agar seluruh Muslim jangan sibuk dengan dunia saat di 10 terakhir Ramadhan, karena akan ada Lailatul Qadar.

Demi menjemput malam Lailatul Qadar, sebaiknya, pada malam-malam terakhir bulan Ramadhan, seluruh umat Islam  meningkatkan ibadahnya, terutama di malam hari.

Lantas apakah harus beribadah di masjid? 

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa esensi malam Al-Qadr itu itu lebih kepada bagaimana menghidupkan malam dengan amalan.

“Sekalipun bila tak mampu dikerjakan di masjid seperti sekarang kita lalui pada umumnya,” jelasnya dalam ceramah yang dilihat tvOnenews.com di YouTube Adi Hidayat Official.

“Ibadah dapat dilakukan di rumah, maka tidak ada alasan untuk tidak menghidupkan malam dengan ibadah di rumah yang telah kita kondisikan,” tambahnya.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa dalam menjemput malam Lailatul Qadar itu yang utama adalah amalannya, bukan pada tempatnya.

“Jadi ini yang penting kita jawab syarat mendapatkan kemuliaan ini tidak terikat dengan tempat di masjid tapi lebih kepada bagaimana menghidupkan malamnya,” jelas Ustaz Adi.

“Dan menghadirkan suasana yang sekiranya bisa kita maksimalkan untuk menunaikan ibadah kepada Allah subhanahu wa ta'ala,” sambungnya.

Tanda-tanda Orang yang Dapat Lailatul Qadar


Jemput Malam Lailatul Qadar Harus di Masjid? Ustaz Adi Hidayat Sarankan Ini (Sumber: istockphoto)

Walau sifatnya tersembunyi, namun ada beberapa riwayat yang menjelaskan mengenai tanda-tanda terjadinya malam lailatul qadar, termasuk tanda orang-orang yang mendapatkannya.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, saat malam lailatul qadar terjadi, maka semua malaikat yang ada di langit turun serentak ke bumi sampai membuat bumi ini menjadi penuh sesak.

"Turun semua malaikat, sampai kata para ulama saking banyaknya yang turun malaikat maka keadaan bumi itu jadi padat," ungkap Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat mengibaratkan seperti sebuah wadah yang diisi kelereng sampai penuh sehingga tak lagi ada suara benturan kelereng jika digoyang-goyang.

Sama halnya ketika lailatul qadar terjadi, karena bumi penuh sesak oleh malaikat maka keadaannya akan sangat tenang hingga pepohonan tak terlihat bergoyang tertiup angin.

"Saking padatnya karena semua turun ke bumi, maka pepohonan kalau tertiup angin tidak terlalu banyak bergerak, diam, tenang, bagus, teduh," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Lantas apa yang perlu dilakukan selama malaikat turun di muka bumi?

"Ketika malaikat turun, apa yang harus dilakukan, kata para ulama satu banyak berdoa," jelas Ustaz Adi Hidayat.

"Hampir semua hadis, kalau malaikat turun dalam satu amalan itu langsung memberikan ridho dan mengaminkan setiap doa yang dimohonkan," lanjutnya.

Selain berdoa, dianjurkan juga untuk memperbanyak permohonan ampun kepada Allah.

"Yang kedua, banyak memohon ampunan," kata Ustaz Adi Hidayat.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, tanda malam lailatul qadar dapat dirasakan sebagai sebuah malam yang tenang dan damai.

"Di malam itu tanda-tanda lailatul qadar itu tenang, damai, perasaannya beda, malam itu suasana hati kita tenang kayak enggak ada persoalan, alam kelihatannya bagus," ungkapnya.

Maka orang-orang yang memperbanyak ibadah di malam tersebut akan mendapatkan keutamaan malam lailatul qadar.

Sementara dalam tafsir lain, disebutkan bahwa tanda orang yang mendapatkan lailatul qadar akan terlihat pada keeseokan harinya.

"Maka setelah mendapatkan malam lailatul qadar esok harinya ia merasa lebih tenang, lebih baik, lebih damai, lebih ingin ibadah meningkat, menjauhi maksiat," ungkap Ustaz Adi Hidayat.

"Karena kalau Allah sudah mencintai seorang hamba dan diampuni dosanya, maka yang pertama dilakukan akan menjaga dia dari perbuatan maksiat," sambungnya.

Juga akan dibuat oleh Allah dirinya senang untuk beramal baik dan menjauhi maksiat.

"Yang kedua, dibuat dia senang berbuat baik, meninggalkan keburukan," ujarnya.

Sehingga patut memanjatkan syukur kepada Allah dan berbahagia jika suatu hari merasakan perasaan tersebut karena menjadi tanda telah mendapatkan malam lailatul qadar.

"Maka jika anda sudah mendapatkan itu keesokan harinya, maka berbahagialah boleh jadi Allah kirimkan malam lailatul qadar untuk anda saat itu," tandas Ustaz Adi Hidayat.

Itulah penjelasan mengenai tempat dan tanda-tanda orang yang mendapakan Lailatul Qadar.

Wallahu’alam

(far/put)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:50
05:20
07:41
02:19
00:36
05:45

Viral