news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dua Surat Ini Biasa Dibaca oleh Rasulullah saat Shalat Sunnah Qabliyah Subuh, Jelas Ustaz Khalid Basalamah.
Sumber :
  • freepik

Dua Surat Ini Biasa Dibaca Rasulullah saat Sunnah Qabliyah Subuh, Jelas Ustaz Khalid Basalamah

Shalat sunnah qabliyah subuh amatlah utama. Bahkan saat satu ketika, Rasulullah SAW dan rombongan kesiangan, shalat sunnah qabliyah subuh tetap dilaksanakan.
Minggu, 31 Maret 2024 - 05:40 WIB
Reporter:
Editor :

Artinya: Kamu juga bukan penyembah apa yang aku sembah.

Ayat 4

وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْۙ

Wa lā ana ‘ābidum mā ‘abattum.

Artinya: Aku juga tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah.

Ayat 5

وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۗ

Wa lā antum ‘ābidūna mā a‘bud(u).

Artinya: Kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.

Ayat 6

لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ ࣖ

Lakum dīnukum wa liya dīn(i).

Artinya: Untukmu agamamu dan untukku agamaku.”

Surat Al Ikhlas Terdiri dari 4 Ayat

Dua Surat Ini Kata Ustaz Khalid Basalamah Biasa Dibaca Rasulullah SAW saat Shalat Sunnah Qabliyah Subuh (Sumber: istockphoto)

Ayat 1

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ

Qul huwallāhu aḥad(un).

Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Dialah Allah Yang Maha Esa.

Ayat 2

اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ

Allāhuṣ-ṣamad(u).

Artinya: Allah tempat meminta segala sesuatu.

Ayat 3

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ

Lam yalid wa lam yūlad.

Artinya: Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan

Ayat 4

وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ ࣖ

Wa lam yakul lahū kufuwan aḥad(un).

Artinya: serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.”

Dalil Tentang Keistimewaan Subuh


Dua Surat Ini Biasa Dibaca Rasulullah saat Sunnah Qabliyah Subuh, Jelas Ustaz Khalid Basalamah (Sumber: freepik)

Dalam berbagai hadits dijelaskan mengenai keistimewaan waktu subuh, berikut diantaranya.

Hadis Imam Bukhari

“Sesungguhnya shalat yang paling berat dilaksanakan oleh orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak.” (HR. Bukhari).

“Rasulullah apabila hendak menyerbu suatu kaum, beliau menundanya hingga tiba waktu subuh.” (HR Bukhari)

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:50
05:20
07:41
02:19
00:36
05:45

Viral