- istockphoto
Ini Anjuran Ustaz Adi Hidayat untuk Para Penyelenggara Shalat Idul Fitri
Kondisi zaman Nabi dengan sekarang haruslah tidak disamakan.
Hal ini karena dahulu masjid Nabi ukurannya lebih kecil namun memiliki lapangan luas.
“Namun sekarang Masjid Nabawi kan luas, makanya Shalat Ied di dalam,” kata Ustaz Adi Hidayat.
Kemudian Ustaz Adi Hidayat juga menegaskan bahwa dapat saja Shalat Idul Fitri di musala.
Hal ini dikatakan oleh Ustaz Adi Hidayat karena kata musala yang terdapat di dalam hadits tidak sama artinya dengan musala yang banyak dipahami orang Indonesia.
“Jangan salah tangkap, ya, mengimajinasikan karena kalau disebutkan di Indonesia musala itu tempatnya kecil, sempit,” katanya.
“Kalau di mal pinggir toilet, bukan, ya. Musala yang dimaksud di sana artinya tempat salat,” imbuhnya.
Maka kata musala dalam bahasa Arab bersifat umum, dan luasnya bisa lebih besar daripada masjid.
“Kalau dirujuk lagi ke situasi zaman Nabi SAW apabila disebutkan musala berarti bukan masjid. Tempat di luar masjid yang biasanya biasanya lapangan,” tegasnya.
Sebaiknya Disiapkan Shaf Khusus Ibu yang Bawa Anak dan Wanita Haid
Kemudian, Ustaz Adi Hidayat mengatakan sebaiknya penyelenggara Shalat Idul Fitri mempersiapkan shaf khusus bagi wanita haid dan yang bawa anak.
“Yang menarik, Nabi mengajak perempuan, bahkan yang sedang tak shalat, ibu-ibu yang punya anak, yang penting dalam hadits ini adalah siapkan shaf terbaik untuk mereka,” kata Ustaz Adi Hidayat.
“DKM catat, jika ada perempuan yang tidak shalat, jangan satukan dengan shaf yang sedang shalat, misal ibu-ibu yang punya anak yang belum baligh, mereka tetap bisa hadir tapi sebaiknya hadir jadi meski mereka tak shalat tapi dengar khutbah, mereka akan dapat pahala,” tambah Ustaz Adi Hidayat.
Bahkan Ustaz Adi Hidayat menyarankan agar panitia penyelenggara Shalat Idul Fitri menyediakan makanan dan mainan agar anak-anak yang ikut menjadi bahagia.
“Sehingga anak-anak itu punya perasaan senang. Kalau bisa siapkan makanan dan mainan, sehingga begitu datang dia senang,” jelasnya.
“Berikan citra baik kepada mereka, sehingga yang tertanam di benak mereka bahwa Idul Fitri menyenangkan,” lanjut Ustaz Adi Hidayat.