- Al Bahjah TV - Freepik
Semalam Kerja Lembur Dalam Islam Ternyata Tidur Lagi Setelah Shalat Subuh itu Kata Buya Yahya…
tvOnenews.com - Setelah melaksanakan salat subuh tak jarang tubuh masih merasa ngantuk sehingga ingin tidur lagi. Tidur setelah salat subuh sering kali menjadi pertanyaan mengenai boleh atau tidak. Simak penjelasan Buya Yahya ini.
Pasalnya, bangun pagi bagi umat Islam telah menjadi suatu keharusan untuk menunaikan salat Subuh meskipun dalam kondisi mengantuk.
Lantas sebenarnya boleh atau tidur setelah salat subuh dalam Islam? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.
Menurut beberapa pendapat ulama, seorang muslim yang tidur di pagi hari, maka ia tidak mendapatkan keberkahan dari doa Rasulullah ﷺ.
Dalam sebuah hadis diriwayatkan,
اللَّهُمَّ بَارِكْ لِأُمَّتِي فِي بُكُوْرِهَا
Artinya: "Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu pagi harinya." (HR Abu Dawud, Ibnu Majah, dan At-Tirmidzi).
Waktu pagi termasuk waktu yang didoakan oleh Rasulullah ﷺ sekaligus waktu yang diberi keberkahan oleh Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى.
Oleh sebab itu, tidur setelah salat subuh dalam Islam hukumnya makruh. Artinya boleh dilakukan dan tidak berdosa, tetapi lebih baik ditinggalkan.
Dikutip dari ceramah Buya Yahya, berikut penjelasan tentang hukum tidur setelah salat subuh.
Buya Yahya menjelaskan bahwa sebenarnya hukum tidur setelah salat subuh bukanlah sesuatu yang diharamkan.
"Tidak haram, habis salat subuh tidak haram. Ulama mengatakan itu makruh, karena waktu itu waktu kita untuk mendekatkan diri kepada Allah. Jadi tidak haram, hanya makruh," kata Buya Yahya.
Meski diperbolehkan, namun menurut Buya Yahya, orang yang tidur setelah salat subuh akan kehilangan banyak hal, termasuk rezeki.
"Dia akan kehilangan banyak hal, diantaranya rezeki. Rezekinya sempit, jadi bukan haram. Nggak ada larangan, jadi bukan larangan haram," jelas Buya Yahya.
"Jadi habis salat subuh tidur, ya tidur. Akan tetapi itu hukumnya makruh," sambungnya.
Pendakwah asal Cirebon ini kemudian menjelaskan, dalam Islam ada dua waktu yang sebaiknya tidak diisi dengan tidur.
"Ada 2 waktu yang jangan sampai kita lupa, kita lalaikan. Yang pertama adalah habis salat ashar sampai magrib, yang kedua adalah habis salat subuh sampai terbit matahari," ungkap Buya Yahya.
Di dua waktu ini sebaiknya diisi dengan ibadah dan dzikir agar mendapatkan rezeki berlimpah.
"Dua waktu ini, dua waktu istimewa. Kalau habis shalat ashar sampai magrib kalau kita dekat Allah maka itu akan menjadi sebab kita diberi rezeki batin, tentram hati dan sebagainya," terangnya.
"Kemudian, barang siapa yang menghidupkan antara waktu salat subuh dengan sampai terbit matahari maka Allah akan berikan rezeki dzohir, duit dan sebagainya," lanjutnya.
Oleh sebab itu, sangat disayangkan apabila memilih tidur setelah salat subuh. Padahal Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى akan memudahkan seseorang mencari rezeki.
"Jadi kalau kita perbanyak ibadah, menghidupkan antara waktu subuh dengan terbit matahari maka disaat seperti itu Allah akan mudahkan kita mendapatkan rezeki, lebih cepet daripada orang yang mulai pagi sudah keluar ke pasar," pungkas Buya Yahya.
Meski begitu, tidak masalah tidur setelah salat subuh jika memang butuh tidur karena semalaman habis bekerja, yang penting sudah melaksanakan salat terlebih dahulu.
(amr)
Follow tvOnenews.com di sini Google News.