- Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official
Jangan Ditunda Lagi, Rutinkan Baca Zikir ini Setelah Shalat Tahajud, Ustaz Adi Hidayat Bilang Percepat Hajat Dikabulkan Allah SWT
Bacaan Surah Al-Anbiya Ayat 87 sebagai Zikir Setelah Shalat Tahajud
لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚ
Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minaz-zaalimiin.
Artinya: "Tidak ada tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang zalim." (QS. Al-Anbiya, 21:87)
Kemudian, ia mengambil contoh seseorang mempunyai hajat agar bisa sukses dapat mengamalkan doa tersebut sebagai zikir setelah tahajud.
"Atau kita coba misalnya mendapatkan kesuksesan dalam pekerjaan atau kita mengatasi gangguan dalam kehidupan ini, masuk semuanya," imbuhnya.
Ia memaparkan kalimat dalam zikir tersebut menjadi dasar kehidupan bahwa setiap manusia diciptakan agar selalu beribadah kepada Allah.
"Pertama, Lailahaillallah ini dasar semua kehidupan. Dari kalimat inilah kita tercipta, dari kalimat ini kita diminta untuk beribadah," paparnya.
"Jadi tujuan kita beribadah kepada Allah SWT untuk Lailahaillallah," sambungnya.
Menurutnya, ucapan tersebut harus selalu diaplikasikan dan menjadi bekal hidup manusia di akhirat kelak.
"Hadirnya kita di sini hidup di dunia Lailahaillallah, bahkan orang berjuang jihad fisabilillah sampai wafat karena Lailahaillallah," tuturnya.
"Bahkan kalau ada orang bisa mengucapkan Lailahaillallah di akhir hidupnya dijamin oleh Nabi Muhammad SAW masuk surga," tambahnya.
UAH pun memaparkan setelah kata Lailahaillallah, yakni Subahanaka yang berasal dari kata ucapan "Subahanallah".
Dari ucapan tersebut menjadi pengingat tidak ada kedudukan yang setara dari Allah SWT.
"Karena itu ketika kita mengatakan Subhanallah, Ya Allah aku meyakini nggak ada Tuhan selain Engkau, nggak ada sifat-sifat yang layak kecuali apa yang telah Engkau tetapkan," jelasnya.
"Aku mohon ampun Ya Allah, selama ini Innikuntu Minaz-zalimin, aku salah, aku katakan Tuhan hanya Engkau tapi aku kadang dipermudah dunia, aku ikut sesembahan dunia, aku salah ya Allah," lanjutnya.
Kemudian, ia menjelaskan ayat 88 sebagai bukti bentuk jawaban dari Allah SWT bagi hamba-Nya yang senantiasa berdoa kepada-Nya.