news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ustaz Adi Hidayat (UAH) menegaskan waktu shalat dhuha pembuka aliran rezeki seluas samudera bukan di jam 7 pagi.
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official & Tim tvOnenews

Bukan Jam 7 Pagi, tapi Waktu Shalat Dhuha untuk Pembuka Rezeki Layaknya Seluas Samudera Kata Ustaz Adi Hidayat di Momen ini

Ustaz Adi Hidayat (UAH) membocorkan waktu shalat dhuha agar mendatangkan rezeki layaknya seluas samudera bukan dilakukan jam 7 pagi, tetapi di mendekati ini.
Selasa, 4 Juni 2024 - 08:43 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Shalat dhuha memiliki keutamaan sebagai pembawa aliran rezeki yang deras.

Mengapa shalat dhuha menjadi pembuka pintu rezeki? Yups, karena seseorang melakukan amalan ibadah sunnah pada waktu pagi hari.

Hadits Riwayat Ahmad menjelaskan seseorang akan mendapat aliran rezeki secara bertubi-tubi jika menyempatkan shalat dhuha, Rasulullah SAW bersabda:

قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَا ابْنَ آدَمَ لاَ تَعْجِزْ عَنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ مِنْ أَوَّلِ النَّهَارِ أَكْفِكَ آخِرَهُ

Artinya: "Allah SWT berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan dari empat rakaat shalat di awal harimu (Shalat Dhuha), niscaya akan Aku cukupkan (rezeki) untukmu pada sepanjang hari itu." (HR Ahmad)

Meski hukumnya sunnah, shalat dhuha menjadi waktu yang tepat dan jangan ditinggalan agar meraih aliran rezeki layaknya seluas samudera.


Ilustrasi tahiyat akhir shalat dhuha sebelum rezeki datang bertubi-tubi. (Envato Element)

Lantas, kapan waktu shalat dhuha yang mampu mendatangkan aliran rezeki deras? Ustaz Adi Hidayat membocorkan hal tersebut.

Seperti apa Ustaz Adi Hidayat menjelaskan soal waktu shalat dhuha bisa membuat seorang Muslim meraih rezeki secara bertubi-tubi? Mari simak di sini!

Dilansir tvOnenews.com dari YouTube Adi Hidayat Official, Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengatakan ada tiga waktu pengerjaan shalat dhuha.

Menurut UAH, waktu shalat dhuha di bagi menjadi tiga bagian, yakni di awal pagi hari, pertengahan pagi, serta akhir pagi.

Pendakwah asal Pandeglang itu menegaskan setiap waktu memiliki manfaatnya masing-masing untuk pelaksanaan ibadah sunnah di pagi hari ini.

Apa saja manfaatnya dari ketiga waktu shalat dhuha?

1. Bernilai Pahala seperti Melaksanakan Ibadah Umrah dan Haji

UAH menjelaskan seseorang akan mendapat pahala seperti ibadah umrah dan haji apabila menunaikan dhuha di bagian waktu pertama ini.

Namun, Pria berusia 39 tahun itu mengingatkan bukan berarti seseorang berpikir dirinya benar-benar telah memenuhi ibadah umrah dan haji.

Hanya saja seorang Muslim yang mengerjakan shalat dhuha akan mendapat manfaatnya seperti pahala dua ibadah di Tanah Suci tersebut.

"Ini memiliki pahala senilai haji dan umrah, tetapi belum tentu dia dapat kemuliaan shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi," katanya.

Ia pun menuturkan waktu awal seseorang mengerjakan shalat dhuha seperti mendapat pahala umrah dan haji dilakukan saat waktu syuruq.

Ia mengartikan syuruq terjadi ketika mulainya terbit matahari dan membentuk bayangan terlihar seperti satu tombak pada pagi hari.

"Waktu shalat dhuha itu dimulai dari waktu syuruq," ujarnya.

"Matahari sedang melakukan perjalanan bergerak dari terbit sampai di posisi tempat terbitnya dan sampai bergeser kembali sekiranya bayangan itu satu tombak," sambungnya.

Ia menerangkan waktu syuruq sebagai awal shalat dhuha dikerjakan pada saat pukul 6.30 atau setengah tujuh hingga jam tujuh kurang 15 menit atau pukul 6.45.

"Saat bayangan matahari menjadi satu tombak inilah waktu syuruq atau dinamai awal shalat dhuha," jelasnya.

"Awal dhuha, tarik satu jam setelah shalat subuh, kurang lebih satu jam paling cepat, awal syuruq itu 6.30 bolehlah ditambah 15 menit tidak ada masalahnya," lanjutnya.

Kemudian, ia mengatakan nama pergerakan matahari di waktu tersebut disebut isyraq.

Saat itu matahari sedang berada di porosnya yang biasa dikenal dengan nama masyriq.

Ia menyatakan seorang Muslim yang menyempatkan shalat dhuha setelah Subuh dilakukan pada waktu syuruq akan meraih manfaat pahala umrah dan haji.

"Siapa mengerjakan shalat Subuh berjamaah atau di Hadits lain dikatakan di masjid, kemudian tidak langsung beranjak dan pilih berdzikir dulu sampai awal dhuha tiba dan langsung shalat di awal dhuha itu, maka dapat pahala senilai haji dan umrah," jelasnya.

Hadits Riwayat At-Tirmidzi juga telah mencantumkan tentang kemuliaan shalat dhuha di waktu syuruq dilakukan setelah shalat Subuh, Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang mengerjakan shalat fajar (Subuh) berjamaah, kemudian ia duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu kerjakan shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah: Sempurna, sempurna, sempurna." (HR. Tirmidzi Nomor 586)

Ia menyatakan waktu tersebut akan melihatkan perilaku seseorang berubah menjadi lebih baik.

Tak hanya itu, seorang Muslim akan mendapat pahala tetapi bukan seperti sudah umrah dan haji hanya saja manfaatnya yang didapatkan layaknya ibadah di Tanah Suci.

"Ketika melekat pada pelakunya haji mabrur, nah orang yang belum bisa haji dan umrah konsisten shalat syuruq awal dhuha, karena dapat bisa merubah jadi lebih baik," tegasnya.

2. Mendapat Perlindungan dari Musibah

Ia membagikan waktu shalat dhuha di waktu kedua atau pertengahan ibadah sunnah ini.

Menurutnya, waktu pertengahan shalat dhuha dilakukan pada pukul 07.30 hingga pukul 08.00 WIB.

Saat itu terbit matahari semakin meningkat dan kondisi langit semakin cerah dan waktu pertengahan ini bisa sampai pukul 10.30 WIB.

"Sekitar pukul 07.30 WIB sampai pukul 08.00. Itu sudah (waktu) pertengahan dhuha, jika dikonversikan itu sekarang sampai 10.30 jadwal pertengahan dhuha," paparnya.

Ia mengatakan seorang Muslim bisa mengerjakan shalat dhuha sebanyak empat rakaat pada waktu pertengahan tersebut.

Seseorang akan mendapat banyak manfaat karena shalat dhuha dilakukan empat rakaat seperti layaknya pengganti zikir di waktu ini.

"Bisa sampai empat, manfaatnya banyak itu, dimaksud pengganti zikir dari seluruh tubuh. Tubuh kita kan seperti zikir, itu ditutupi melalui shalat dhuha dua rakaat di pertengahan," jelasnya.

Ia menjelaskan manfaat pengerjaan dhuha di waktu pertengahan akan terhindar dari segala musibah dan selalu diberikan kemudahan oleh Allah SWT.

"Misal di komplek lagi banjir, rumah kita tidak kena dmapaknya, atau macet tapi kita tidak macet, misal ada yang mengarahkan atau kita dikasih kemudahan, dan sebagainya," terangnya.

3. Waktu yang Tepat Meraih Rezeki

Ia menyebut waktu agar bisa mendatangkan aliran rezeki deras dilakukan saat di jadwal terakhir pengerjaan shalat dhuha.

Waktu terakhir tersebut meliputi pukul 10.30 WIB hingga menjelang waktu zuhur.

Ia menjelaskan saat muadzin telah mengumandangkan azan Dzuhur maka waktu dhuha telah berakhir.

Pada waktu ini, seseorang bisa mengerjakan dhuha sebanyak delapan rakaat karena memiliki banyak manfaat agar memperoleh rezeki di dalamnya.

"Sampai menjelang Dzuhur dari 10.30 sampai adzan dzuhur, bisa sampai 8 rakaat," ujarnya.

"Kerjakan dua-dua, kerjakanlah sampai delapan rakaat, atau bisa juga mau dibagi empat-empat," tambahnya.

Namun, ia mengingatkan seorang Muslim jangan sampai sengaja melaksanakan shalat dhuha di akhir waktu hanya ingin mendapat rezeki.

Sehingga apabila tidak ada keutamaan mendapat rezeki malah sengaja meninggalkan dhuha.

"Tapi itu bukan menarik kelimpahan rezeki dijadikan modus untuk shalat dhuha ya," tegasnya.

Menurut UAH, harapan ingin didatangkan rezeki yang melimpah akan menghilangkan keutamaan ibadah sunnahnya pada pagi hari.

"Saya saran kerjakan lillah biarkan Allah yang memberikan," tuturnya.

Ia mengakhiri rezeki bukan hanya persoalan uang saja, tetapi juga memiliki banyak bentuk yang akan diberikan Allah SWT sesuai kebutuhannya masing-masing.

"Dhuha yang ditunaikan bisa mempercepat datangnya rezeki tapi jangan ditafsirkan dengan uang atau proyek saja," imbuhnya.

"Rezeki bisa kesehatan, bisa ketenangan, yang kalau gelisah bisa ke psikolog, tenang itu mahal," tutupnya.

Jadi kesimpulannya seorang Muslim bisa menyempatkan shalat dhuha di waktu akhir agar rezeki datang mengepungnya yang dimulai pada pukul 10.30 WIB sampai sebelum waktu Dzuhur. Semoga bermanfaat.

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:50
05:20
07:41
02:19
00:36
05:45

Viral