news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tampak Atas Kota Makkah, Arab Saudi, Sabtu (8/6/2024)..
Sumber :
  • Sigid Kurniawan/Media Center Haji 2024

Sejarah Kota Makkah, Berawal dari Nabi Ibrahim Meninggalkan Siti Hajar dan Nabi Ismail di Tengah Gurun

Makkah dahulu hanya kota kecil. Kemudian pada zaman Nabi Nuh AS, Makkah dilanda banjir besar. Kemudian, ketika zaman Nabi Ibrahim AS, Makkah dibangun kembali.
Minggu, 9 Juni 2024 - 00:30 WIB
Reporter:
Editor :

Kemudian setelah Nabi Ibrahim pergi, lama kelamaan air susu Siti Hajar mengering akibat dirinya kurang asupan makan dan minum. 

Nabi Ismail yang masih bayi itu pun mulai rewel karena merasa lapar dan haus.

Sebagai seorang ibu, Siti Hajar pun mulai berusaha mencari makanan dan air untuk ia dan Nabi Ismail.


Bukit Safa, Bukit Pertama yang Didatangi oleh Siti Hajar Ketika Mendengar Nabi Ismail Menangis (Sumber: Putri/Media Center Haji)

Ia mendatangi bukit Safa, gunung yang paling dekat dengannya. Namun karena di sana ia tak menemukan air ataupun orang yang dapat dimintai bantuan, ia kemudian turun dari bukit Shafa dan menuju  lembah hingga sampailah di bukit kedua yang disebut Marwah.

Karena tidak mendapatkan apapun, Siti Hajar kemudian kembali ke Bukit Safa lalu kembali lagi ke bukit Marwah. 

Hal itu ia lakukan sebanyak 7 kali. Inilah sejarah dari salah satu rukun dalam melaksanakan ibadah umrah dan haji yang disebut Sa’i. 

Kemudian, diriwayatkan, bahwa selagi Hajar berada dalam keadaan tidak berdaya dan hampir berputus asa, Allah mengirimkan pertolongan-Nya melalui malaikat Jibril.

”Siapakah sebenarnya engkau ini?” Tanya Malaikat Jibril kepada Siti Hajar.

”Aku adalah hamba sahaya Ibrahim”. Jawab Hajar.

”Kepada siapa engkau dititipkan di sini?” tanya Jibril.

”Hanya kepada Allah,” jawab Hajar. 

Kemudian Jibril berkata:

“Jika demikian, maka engkau telah dititipkan kepada Dzat Yang Maha Pemurah Lagi Maha Pengasih, yang akan melindungimu, mencukupi keperluan hidupmu dan tidak akan mensia-siakan kepercayaan ayah puteramu kepada-Nya.”

Setelah itu, Malaikat Jibril mengajak Siti Hajar ke suatu tempat dan kemudian Malaikat Jibril menginjakkan telapak kakinya kuat-kuat di atas tanah.

Dari atas tanah yang diinjak oleh Malaikat Jibril itulah keluar air. 

Itulah air Zamzam yang hingga kini tidak pernah habis meski selalu digunakan oleh seluruh umat Muslim di dunia saat berhaji.

Keluarnya air tersebut telah membuat burung-burung berterbangan. Hal itu menjadi perhatian dari sekelompok bangsa Arab yang disebut suku Jurhum.

Berita Terkait

1 2
3
4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
02:10
01:39
06:50
01:36
07:02

Viral