- YouTube
Jangan Salah lagi, Laki-laki Sebaiknya Lakukan Salat di Rumah Sesuai Anjuran Rasulullah SAW, Gus Baha Bilang Ternyata…
Gus Baha menyebut jika semua salat dilakukan di masjid dan saat pulang ke rumah hanya bertanya makan, dikhawatirkan hal ini akan berdampak pada anak.
Bisa jadi memori anak kelak akan mengingat sosok ayahnya saat pulang dari masjid hanya mencari makanan dan marah-marah.
Hal ini akan berbeda ketika ayahnya pulang dari masjid dan kembali melaksanakan salat, baru meminta makan.
Sehingga pada kesimpulannya melaksanakan salat berjamaah paling baik adalah di masjid. Sementara itu, lakukan salat sunnah di rumah.
"Nabi awal bersabda bahwa semua tanah Allah hakekatnya masjid, apalagi ini rumah kita, anak kita biar menyaksikan saat kita sujud, saat kita baca Quran, saat kita ngaji," jelas Gus Baha.
"Makanya Nabi membahasakan jangan menjadikan rumahmu seperti kuburan. Apalagi ada pepatah ibu adalah madrasah pertama," sambungnya.
Melakukan kegiatan di masjid sehingga terasa ramai memang hal yang baik, namun jangan sampai mematikan ibadah di rumah.
"Coba kalau kita ngajarin Quran di rumah, ya masjid tetap ada kegiatan, tapi jangan sampai mematikan rumah," tegasnya.
Gus Baha juga mengungkap bahwa Rasulullah SAW sering melakukan salat di rumah dan disaksikan oleh Aisyah.
"Coba kenangannya Nabi kalau salat malam itu di rumah apa di masjid? Di rumah, sehingga Aisyah punya kenangan,” ungkap Gus Baha.
Gus Baha menjelaskan Rasulullah SAW melaksanakan salat tahajud di rumah sehingga Aisyah mengetahui amalan dan doa-doa yang diucapkan Nabi.
"Kenangan Aisyah sebagai istri itu doa-doa tahajjud, coba kalau Nabi salat malamnya di masjid, Aisyah gak punya kenangan doa-doa salat malam," pungkasnya.
(adk)