news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tiga Jenis Shalat Malam, Ini Perbedaan Qiyamul Lail, Tahajud dan Witir yang Dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat.
Sumber :
  • Istimewa

Tiga Jenis Shalat Malam, Ini Perbedaan Qiyamul Lail, Tahajud dan Witir yang Dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan ada tiga jenis shalat malam yakni tahajud, qiyamul lail dan witir. Lalu apakah perbedaan dari tiga shalat malam tersebut?
Selasa, 9 Juli 2024 - 04:32 WIB
Reporter:
Editor :

“Sampai rumah bisa jam setengah dua belas, saya ingin shalat isya sudah, saya pengen salat sebelum tidur. 

Maka shalat anda disebut dengan Qiyamul Lail,” lanjut Ustaz Adi Hidayat menambahkan. 

Maka situasi begadang Anda menjadi bermanfaat karena ada waktu mendekat kepada Allah SWT.

“Anda ada keperluan, anda tunaikan dalam keadaan anda belum tidur, anda isi dengan tunaikan shalat pada saat itu. Maka kategori yang pertama disebut dengan apa? Qiyamul Lail,” jelasnya.

“Tidak diawali dengan tidur terlebih dahulu, jelas,” sambung Ustaz Adi Hidayat.

Shalat Tahajud


Tiga Jenis Shalat Malam, Ini Perbedaan Qiyamul Lail, Tahajud dan Witir yang Dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat (Sumber: istockphoto)

Ustaz Adi Hidayat kemudian menjelaskan, tahajud adalah jenis shalat malam yang kedua.

Tahajud umumnya dilakukan dua pertengahan malam sampai akhirnya. 

“Biasanya dikerjakannya jarang jarang, ada yang dibawah tengah malam,” jelasnya.

Kata Ustaz Adi Hidayat biasanya dilakukan diatas tengah malam lebih dari pukul 12.00 WIB dini hari.

“Setengah dua, setengah tiga, setengah empat mendekat kepada fajar,” paparnya. 

“Nah aktivitas yang ditunaikan setelah tidur dulu, tidur berbaring dalam bahasa arab disebut dengan hajada,” sambung Ustaz Adi Hidayat.

Kemudian kata Ustaz Adi Hidayat, jika Anda berusaha untuk bangkit setelah berbaring terlebih dahulu tambahkan ‘ta’ di depannya.

“Jika Anda serius ingin mengerjakannya, ditambah dengan Tasydid sebelum huruf akhirnya. Tasydid, syiddah dobel, semangatnya dua kalipat, ada perjuangan untuk bisa mewujudkan itu,” jelasnya.

Maka berubah kalimatnya dari hasaja dan tahajada.

Itulah yang akhirnya memunculkan kata tahajud.

“Usaha untuk bangkit setelah anda berdiri, berbaring dengan serius cara bangkitnya,” terang Ustaz Adi Hidayat.

“Kalau ingin dirubah jadi sifat dan kebiasaan maka ubah kalimat jadi ‘tahajada’ jadi ‘tahajud’,” sambungnya seraya menjelaskan.

Ustaz Adi Hidayat kemudian menjelaskan, tahajud adalah shalat yang berlaku di tiga waktunya, di awal malam, tengah malam, dan menjelang akhir malam. 

“Dan dia tidak diikat mau dengan tidur mau dengan tidak tidur,” tegasnya.

“Awas hati hati ini penting satu, dia tidak tidur dulu, kedua, dia tidur dulu yang ketiga gak ada hubunganya dengan tidur atau tidak tidur dan waktunya dia malam,” sambung Ustaz Adi Hidayat. 

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:29
07:08
00:58
01:40
02:13
02:51

Viral