- Kolase tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official & Tim tvOnenews
Bolehkah Shalat Tahajud saat Kondisi Baru Bangun Tidur Belum Sempat Mandi? Ustaz Adi Hidayat Jawab ini secara Tegas
Namun, ia menyebutkan kondisi kesehatan orang tersebut juga menjadi faktor penting. Terutama bagi yang ingin mandi hendak tahajud di sepertiga malam.
Menurutnya, ketentuan dan larangan mandi sebelum mengerjakan ibadah sunah malam masih beum ditemukan dirinya. Maka seseorang bisa melihat dari kondisi tubuhnya sendiri.
"Ini relatif sebenarnya ya, tergantung keadaannya sih," kata Ustaz Adi Hidayat.
Namun, mandi menjadi kegiatan atau amalan tanda kesucian diri, maka ia menganjurkan boleh terlebih dahulu untuk membersihkan diri.
Tak hanya itu, ia juga mengingat bagi yang sempat mengikuti anjuran memakai wangi-wangian dan sebagainya maka sah dan tidak ada larangannya.
Ia menyebutkan orang yang lebih mengutamakan mementingkan kesucian diri akan jauh lebih baik keutamaannya.
"Apabila kondisi memungkinkan mandi, bersih-bersih, berpakaian yang bagus, tambah wangian, yakin itu lebih baik dari biasa-biasanya," imbuhnya.
Pendakwah usia 39 tahun itu pun menuturkan mandi sebaiknya dilakukan sebelum tidur agar tubuh tidak diserang penyakit.
Hal itu berfungsi menjaga kondisi tubuh tetap sehat dan tidak mengganggu waktu pelaksanaan sunah malamnya.
"Ini tergantung kondisi dan tentunya keadaan sebelum tidur," tuturnya.
Namun, ia menambahkan mandi menjadi wajib bagi suami-istri yang sudah berhubungan intim.
Hal itu menunjukkan untuk membersihkan kotoran dalam diri agar kembali suci ketika mengerjakan tahajud.
"Kalau berhubungan suami-istri harus mandi dan bersih baru boleh tahajud," terangnya.
Maka, ia menegaskan orang yang baru bangun tidur dan hampir telat melaksanakan tahajud karena waktunya hampir habis sebaiknya langsung shalat jangan memilih mandi.
"Jika memang mandi tidak memungkinkan terutama waktunya sudah terbatas untuk bersih-bersih hanya untuk menghilangkan ngantuk," jelasnya.
Menurutnya, wudhu dan cuci tangan sudah menjadi bagian membersihkan diri.
"Saat itu cuci tangan wudhu menggunakan waktu bersedia untuk shalat tahajud," tuturnya.
Ia mengakhiri ukuran keutamaan shalat tahajud tidak dari mandinya melainkan keikhlasan atas ridho dari Allah SWT.
"Lebih besar dari itu ukuran pahala serta keikhlasan menunaikan ibadah semakin ikhlas maka semakin besar pahala," tutupnya.