news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.
Sumber :
  • Humas Kemenag

Buruan Daftar! Kemenag Buka Beasiswa Non-Degree bagi Santri, Kesempatan Kuliah di Berbagai Benua

Kementerian Agama (Kemenag) buka akses dengan beasiswa untuk para santri agar mendapat beasiswa non degree untuk kuliah di perguruan tinggi di berbagai benua.
Rabu, 4 September 2024 - 21:44 WIB
Reporter:
Editor :

“Ini dibuktikan pada 2023 hingga 2024, kita sudah merekrut kurang lebih 2000 santri di program beasiswa santri berprestasi. Sekarang kita membuka peluang lagi bagi para santri dan pendidik di pesantren melalui program non-degree,” ujarnya.

Dikatakan Abu Rokhmad, program beasiswa non-degree ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mencetak generasi santri yang unggul secara intelektual dan memiliki integritas tinggi. 

"Kami ingin memastikan bahwa para santri ini tidak hanya belajar di dalam negeri, tetapi juga perlu ke luar benua agar memiliki wawasan dan komitmen kuat untuk pengembangan keilmuan di pesantren," ujarnya.

Abu Rokhmad juga menggarisbawahi pentingnya program Micro Credential di Amerika Serikat dan Penulisan Karya Ilmiah Turots di Maroko dalam peningkatan kapasitas akademik santri dan pendidik pesantren. 

"Program Micro Credential memberikan kesempatan bagi para santri dan pendidik untuk memahami moderasi beragama secara lebih mendalam melalui pertukaran gagasan di tingkat internasional,” ujarnya. 

“Kita ingin santri kita belajar untuk meningkatkan pemahaman dan produktivitas dalam penulisan turots di Maroko," lanjutnya.

Abu Rokhmad juga menekankan pentingnya program Penguatan Kapasitas Manajemen Sanad Keilmuan Ma'had Aly di Maroko dan Santri International Fellowship ke Inggris. 

Menurutnya, manajemen pesantren harus terus diperkuat agar mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional yang menjadi akar pendidikan pesantren. 

“Sanad keilmuan adalah mata rantai yang menghubungkan kita dengan sumber asli keilmuan,” tandasnya.

Program Fellowship ke Inggris dirancang untuk memberikan pengalaman langsung bagi para santri dalam lingkungan internasional.

“Sekaligus memperkuat kapasitas mereka dalam berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik," ujarnya.

Sementara Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Basnang Said menyampaikan bahwa program ini diharapkan menjadi model pengembangan pendidikan pesantren di masa depan, dengan terus beradaptasi pada perubahan zaman tanpa meninggalkan akar tradisionalnya. 

“Kemenag dan LPDP optimistis bahwa langkah ini akan menghasilkan SDM unggul dari kalangan pesantren yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasiona,” ucap Basnang Said.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:06
02:00
31:29
06:07
02:10:05
06:57

Viral