news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Keutamaan Rezeki dari Shalat Dhuha Ternyata Bukan Jam 8 Pagi, Ustaz Adi Hidayat Katakan di Akhir Waktu.
Sumber :
  • freepik

Keutamaan Rezeki dari Shalat Dhuha Ternyata Bukan Jam 8 Pagi, Ustaz Adi Hidayat Katakan di Akhir Waktu

Ustaz Adi Hidayat (UAH) bagikan waktu shalat dhuha yang ternyata keutamaan rezeki bukan jam 8 pagi. Simak penjelasan lengkap pembagian waktu shalat dhuha ini.
Jumat, 27 September 2024 - 09:27 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat (UAH) bagikan waktu shalat dhuha yang ternyata keutamaan rezeki bukan jam 8 pagi.

Shalat dhuha memang identik dengan amalan rezeki.

Namun Ustaz Adi Hidayat (UAH) dalam ceramahnya menjelaskan bahwa waktu dhuha itu ada tiga dan bukan jam 8 pagi yang berpotensi membuat rezeki lancar.

Lalu jam berapakah shalat dhuha yang berpotensi melancarkan rezeki?

Berikut penjelasan Ustaz Adi Hidayat (UAH) tentang waktu shalat dhuha yang dirangkum tvOnenews.com.

Ustaz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan bahwa shalat dhuha terbagi dalam tiga waktu, yakni awal, pertengahan dan akhir dan setiap waktu itu memiliki fadhilah yang berbeda-beda.

Shalat Dhuha di Awal Waktu Senilai Pahala Haji dan Umrah

Waktu pertama shalat dhuha dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat (UAH) adalah sejak syuruq.

“Shalat dhuha itu waktunya dimulai sejak waktu syuruq, saat perjalanan matahari yang bergerak dari terbit sampai berada di posisi tempat terbitnya sampai bergeser lagi sekira bayangan itu  1 tombak,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

Adapun waktunya bernama syuruq, pergerakan mataharinya namanya isyraq, matahari berada di porosnya disebut masyriq.

“Saat bayangan matahari 1 tombak inilah waktu syuruq atau awal dhuha,” kata UAH.

“Awal dhuha, tarik 1 jam setelah shalat subuh, kurang lebih 1 jam paling cepat, awal syuruq 6.30 boleh nambah 15 menit tak ada masalah,” lanjutnya.

Shalat dhuha di awal waktu ini memiliki fadhilah atau keutamaan senilai pahala haji dan umrah.

Namun Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahwa hal tersebut jangan dipahami dengan kalimat bahwa jika shalat shalat dhuha di awal artinya sudah haji dan umrah.

“Ini senilai pahala haji dan umrah tapi belum tentu dapat kemuliaan shalat di masjidil haram masjid nabawi,” ujarnya.

Adapun kemuliaan yang ada di awal dhuha ini antara lain dikatakan oleh Ustaz Adi Hidayat tercantum dalam hadits At-Tirmidzi.

“Siapa menunaikan shalat subuh dengan jamaah atau di hadits lain dikatakan di masjid, lalu dia tidak langsung beranjak, dia berdzikir dulu hingga sampai tiba awal dhuha, kemudian dia shalat di awal dhuha itu, maka ia dapat pahala senilai haji dan umrah,” jelas UAH.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:50
05:20
07:41
02:19
00:36
05:45

Viral