- LTN PBNU
PBNU Luncurkan Institute For Humanitarian Islam
“Kemudian melahirkan apa yang kami sebut Gerakan Pemuda Ansor Tentang Islam untuk kemanusiaan,” jelasnya.
“Jadi terminologi asal, Islam untuk kemanusiaan artinya islam yang mengabdi untuk kemashahatan,” sambungnya.
Namun kata Gus Yahya istilah kemanusiaan atau humanity menurut narasumber yang dari negara lain berpotensi disalahpahami.
“Kemudian dibuat pelintiran maka diambilah kata Humanitarian,” jelas Gus Yahya.
Kemudian inilah yang berkembang jadi wacana yang cukup kuat di arena internasional.
Maka diluncurkanlah lembaga yang mewadahinya.
Peluncuran Institute for Humanitarian Islam dihadiri oleh Menteri Agama (Menag) RI Prof Nasaruddin Umar, Direktur Eksekutif Institute for Humanitarian Islam Yaqut Cholil Qoumas dan Direktur Liga Muslim Dunia (MWL) Indonesia Abdurrahman Al-Khayyat serta para perwakilan duta besar dan sejumlah perwakilan menteri. (put)