news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong sedang beri instruksi.
Sumber :
  • AFC

Saking Cintanya, Ini Nazar Istimewa Shin Tae-yong yang Dikenal Toleran jika Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026

Jauh-jauh hari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pernah berbicara selain junjung toleransi beragama bahwa dirinya punya nazar jika lolos Piala Dunia 2026.
Rabu, 27 November 2024 - 14:39 WIB
Reporter:
Editor :

"Saya berpikir jika Anda mengatur target dan melakukan yang terbaik, mimpi Anda akan terwujud. Saya tidak ingin membebani pemain dengan mengatakan hal-hal tak realistis," ungkap Shin Tae-yong dikutip dari Isplus, Rabu (27/11/2024).

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Saat Melawan Arab Saudi
Sumber :
  • tvOnenews.com - Julio Tri Saputra

 

"Saya kira putaran ketiga kali ini harus menanamkan perjuangan paling keras," sambung dia.

Pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu juga mengakui punya nazar penting apabila benar-benar membuat Garuda masuk Piala Dunia 2026. Ini menjadi impian terbesarnya selama membentuk permainan terbaik Timnas Indonesia.

Coach Shin menyebutkan bahwa dirinya akan menetap selamanya di Indonesia. Bahkan benar-benar ingin tinggal di Tanah Air pada sisa hidupnya.

"Saya mungkin akan hidup di Indonesia seumur hidup saya. Hidup di Indonesia sangat menyenangkan," katanya.

Coach Shin mendapatkan kebahagiaannya sejak dipinang oleh PSSI yang dipercaya membawa Garuda melesat terbang lebih jauh sampai masuk Piala Dunia 2026.

Pada 2019, ia telah mengetahui bahwa masyarakat Indonesia sangat kental dengan budaya dan agama. Para pemain juga membutuhkan spiritualnya melalui cara ibadah masing-masing.

"Saat saya baru datang, saya berusaha untuk memahami budaya Islam," ujar coach Shin kepada Sportalkorea dikutip, Rabu.

Suami dari Cha Young-ju ini sampai rela mempelajari tentang agama Islam sebagai mayoritas kepercayaan dianut oleh pemain Timnas Indonesia.

"Ada seorang dokter beragama Islam di Jakarta. Saya pun mengundangnya untuk mendengar budaya Islam selama sekitar tiga jam," terangnya.

Dalam pertemuan itu, ia akhirnya enggan mengekang para pemain untuk selalu memenuhi kebutuhan ibadahnya terhadap kepercayaan agamanya masing-masing.

"Saya melakukannya dengan baik tanpa rasa tidak nyaman dalam latihan," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:57
16:35
03:01
06:45
02:08
03:21

Viral