- kolase tim tvOnenews
Jawaban Berkelas KH Ahmad Bahaudin Alias Gus Baha Soal Gus Miftah, Murid Kesayangan Mbah Moen Itu Bilang…
Maka berdasar ayat itu, Gus Baha mengingatkan bahwa meski Nabi Muhammad SAW memiliki mukjizat luar biasa. Namun tetap Allah membiarkan hukum sosial yang berjalan.
“Maka di bab sosial Allah SWT membiarkan hukum sosial yang berjalan,” jelas Gus Baha.
“Sampai Ibnu Khaldun bilang, Nabi sebagai nabi kena aturan hukum sosial, meski punya mukjizat kaya apa. Misal ketemu orang harus santun, ketemu anak kecil harus sayang, ketemu orang sepuh harus hormat,” sambung Gus Baha.
Maka bisa bayangkan jika Nabi Muhammad SAW meski bisa mi’raj ke langit namun tidak bersikap baik terhadap sesama manusia.
“Kata ibnu khaldun ini Rasulullah yang diback-up sekian alam raya, sekali melanggar tata krama sosial orang akan bubar,” sambung Gus Baha.
Salah satu bukti Allah SWT membiarkan hukum sosial terhadap Nabi Muhammad SAW berjalan adalah ketika perang.
“Nabi misal mau perang Allah SWT tiddak bilang Muhammad tenang saja nanti menang, tidak, jika begitu maka nabi nanti dikira ada jaminan,” kata Gus Baha.
“Makanya nabi pernah mengalami menang di Perang Badar, Nabi pernah mengalami kalah misal di Perang Uhud,” sambungnya.
Sementara terkait guyonan Gus Miftah yang viral, dengan gaya khasnya, Gus Baha tak mau terbawa pertanyaan yang provokatif.
“Saya ndak medsos tapi banyak yang ngadu dengan saya tentang sekian,” ujar Gus Baha.
Kemudian Gus Baha dengan gaya guyonnya mengingatkan secara eksplisit bahwa pertanyaan provokatif tidaklah perlu dijawab.
“Ini yang provokatif, semoga diampuni Allah Ta’ala,” ujar Gus Baha disambut dengan tanya seluruh hadirin.
Kemudian Gus Baha mengingatkan hal ini pernah terjadi di masa Nabi Musa As.
“Suatu saat Nabi Musa Shalat Istisqa, semua doa apa aja,” kata Gus Baha bercerita.
“Kata Allah di komunitas Anda ada yang tukang adu-adu maka kamu doa kayak apa tetap saya tidak ijabah,” sambung Gus Baha.
Lalu kata Gus Baha, Nabi Musa As meminta Allah SWT menunjukkan orang yang suka mengadu domba agar bisa diusir.