news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tak Sanggup Lagi Menahan Budaya Negara Ini, Ragnar Oratmangoen Merasa 'Bebas' sebagai Umat Muslim di Indonesia.
Sumber :
  • Instagram

Tak Sanggup Lagi Menahan Budaya Negara Ini, Ragnar Oratmangoen Merasa 'Bebas' sebagai Umat Muslim di Indonesia

Rasa yang muncul, Ragnar Oratmangoen katakan 'bebas' yang terlintas dalam benaknya. Tentunya ini pengakuan tak terduga dari Pemain mualaf naturalisasi ini simak
Sabtu, 25 Januari 2025 - 06:07 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com- Salah satu pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen pernah buka-bukaan soal perasaannya tinggal di Indonesia. 

Rasa yang muncul, Ragnar Oratmangoen katakan 'bebas' itu yang terlintas dalam benaknya. Tentunya ini pengakuan tak terduga dari Pemain mualaf dan naturalisasi ini.

Perasaan bebas yang disampaikan Ragnar Oratmangoen ini karena membandingkan kenyamanan tinggal di Belanda dan Indonesia sangatlah berbeda. 

Tak Sanggup Lagi Menahan Budaya Negara Ini, Ragnar Oratmangoen Merasa 'Bebas' sebagai Umat Muslim di Indonesia
Sumber :
  • Instagram

 

 

Banyak hal menarik dari Ragnar Oratmangoen yang akrab disapa Wak Haji itu. Satu-satunya anggota Timnas Indonesia yang berstatus mualaf loh.

Ia lahir dari keluarga besar non-muslim, nasrani. Sehingga keputusan ia mualaf tentunya bukan perkara mudah. 

Dalam perjalanan spiritualnya, ketika dirinya merasakan lebih suka di Indonesia daripada Belanda. 

Hal ini diungkapkan dalam satu momen wawancaranya di YouTube Soccer77 waktu lalu, dikutip Sabtu (25/1). 

"Indonesia mayoritas beragama islam, dan bagaimana pandangan kamu jika dibandingkan dengan eropa yang cukup bebas?," tanya Mamat.

Fakta ia rasakan, merasa lebih nyaman dan menyenangkan di Indonesia karena tingkat toleransi tinggi.

Wak Haji mengaku di sini bebas punya pilihan tanpa terbebani oleh frame 'judge' orang lain. 

"Sebenarnya tidak begitu sulit di Belanda. Namun kamu tidak akan sebebas yang diinginkan," jawab Ragnar Oratmangoen.

"Sebab mereka orang Belanda sangat mudah men-judge (menghakimi) orang lain, berbeda dengan saya Indonesia," jelas Wak Haji.

Lalu Wak Haji akui karena merasa 'bebas' dalam mendengarkan panggilan shalat (adzan). Menurutnya, kapanpun bisa mendengarnya.

Usai Dipecat PSSI, Eks Pelatih Timnas Indonesia yang Toleran Ini Segera Balik ke Korea, Ingatkan Pesan Berlian STY untuk Pemain
Sumber :
  • dok.AFC

 

 

"Di saat mereka melihat kita, bisa saja mereka berpikir yang bukan-bukan. Sementara saya di sini bisa bebas. Mendengarkan adzan setiap kali saya keluar," ucapnya sambil tersenyum.

"Di sini (Indonesia) sangat baik, lebih baik dan juga menyenangkan. Bahkan di sini juga, kita tidak akan dihakimi dengan apa yang kita percaya," terangnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:18
01:01
01:52
05:54
07:49
05:37

Viral