news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ustaz Adi Hidayat (UAH) bagikan tips sebelum puasa Ramadhan dihadapi pilihan antara sahur dan shalat Tahajud.
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

Dahulukan Sahur atau Shalat Tahajud Dulu Sebelum Puasa? Kata Ustaz Adi Hidayat saat Ramadhan Sebaiknya Utamakan...

Pelaksanaan sahur dan shalat Tahajud berada dalam satu waktu. Ustaz Adi Hidayat (UAH) menganjurkan sebelum puasa Ramadhan mendahulukan yang sangat penting.
Senin, 24 Februari 2025 - 18:02 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Sahur dan shalat Tahajud memiliki waktu yang sama sebelum menunaikan ibadah puasa Ramadhan.

Ketika belum masuk jadwal puasa Ramadhan, umat Muslim lebih sering mengisi waktu di sepertiga malam, seperti sahur dan shalat Tahajud.

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan sahur adalah sunnah bagian penting dalam puasa. Ada pun shalat Tahajud juga memiliki keistimewaan besar jikalau dirutinkan selama bulan Ramadhan.

Namun, ada orang berniat shalat Tahajudharus dihadapi pilihan, karena jadwalnya bentrok dengan sahur. Ustaz Adi Hidayat membagikan solusi terkait kebingungan ini sebelum puasa Ramadhan.

Sebelum puasa Ramadhan, pilih mana mengutamakan antara sahur atau shalat Tahajud?

Potret Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Adi Hidayat Official

 

Dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Yuk Ngaji, Senin (24/2/2025), Ustaz Adi Hidayat (UAH) menguraikan pelaksanaan shalat Tahajud yang dikerjakan pada bulan Ramadhan.

Shalat Tahajud merupakan ibadah sunnah yang paling populer. Umat Muslim yang memperhatikan imannya, pasti akan mengisi waktu sepertiga malamnya melalui Tahajud.

Rata-rata seseorang telah mengerjakan shalat Tahajud membutuhkan waktu yang lama. Tak heran, mereka mengisi banyak amalan doa dan dzikir demi menggapai hajatnya.

Shalat Tahajud tentunya akan memboroskan waktu, sehingga seseorang yang melaksanakannya tidak mengisi kegiatan sahur.

UAH menuturkan makna dari pelaksanaan shalat Tahajud di bulan Ramadhan, ternyata memiliki perbedaan daripada di hari-hari biasanya.

"Baik di sini penting kita petakan bahwa Tahajud itu sebetulnya saat Ramadhan dilatih saat tarawih, tarawih, tarawih, Qiyamul Lail," ujar UAH.

Ia melibatkan pelaksanaan shalat Tarawih sebagai sarana untuk melatih mengerjakan Tahajud selama Ramadhan.

Setelah itu, ada juga shalat Qiyamul Lail yang melatih pelaksanaan ibadah sunnah tersebut, walaupun Tahajud juga bagian di dalamnya.

UAH memberikan tips terkait Tahajud di bulan Ramadhan. Ibadah sunnah ini secara umum berkaitan pada ibadah setelah bangun tidur di malam hari.

"Hanya perbedaannya kalau tahajud itu ditunaikan setelah tidur terlebih dahulu, kalau Qiyamul Lail itu nama umum bisa dikerjakan sebelum tidur," jelasnya.

Lantas, bagaimana jika seseorang belum tidur langsung mengerjakan shalat Tahajud?

Pada persoalan ini kemudian berkaitan dengan pelaksanaan sahur. UAH menuturkan sunnah sebelum puasa tersebut juga bisa dimulai dari tengah malam hingga menjelang waktu adzan Subuh tiba.

Dengan penyampaiannya secara karismatik, UAH lebih menekankan pada kegiatan sahur. Aktivitas ini menjadi bagian yang sakral menentukan kesempurnaan puasanya.

Setelah sahur, seorang mukmin yang sudah niat mengejar keutamaan ibadah malamnya, bisa langsung mengisi shalat Tahajud.

"Nah jadi yang paling diutamakan mengejar ke sahurnya ya," ucapnya.

Kekebalan tubuh khususnya melibatkan kecukupan energi akan membuat seorang mukmin mampu melalui puasanya. Ibadah wajib di bulan Ramadhan ini pada umumnya menahan rasa lapar dan haus.

Sahur berfungsi untuk meminimalisir lemahnya daya tahan tubuh, karena pencernaannya telah memiliki cadangan energi dari makanan maupun minuman yang disantap sebelum Subuh.

"Karena sahur akan terkait erat dengan kekuatan saat Anda menunaikan puasanya," terangnya.

Ia tidak mempermasalahkan apabila ada yang meraih keutamaan besar dari Tahajud, tetapi harus tetap mengingat sahurnya.

"Jadi jangan sampai Anda kejar-kejar Tahajud tapi sahurnya tidak ditunaikan," pesannya.

UAH lebih menganjurkan keduanya terus diisi selama Ramadhan, dengan catatan tidak merasa keteteran tanpa sedikit pun meninggalkan sahur dan Tahajudnya.

"Dua-duanya hukumnya sunnah, tahajud sunnah, sahur sunnah. Tapi dalam sunnah itu ada prioritas sesuai dengan keadaannya," ujarnya.

Ia menjamin sahur dan Tahajud yang dijaga sebelum menghadapi ibadah puasa, cara terbaik mempertebal pahala dan bisa membuat Ramadhannya dipenuhi keberkahan.

Maka, Anda dapat kedua-duanya, pahala Tahajudnya dan pahala sahurnya juga dapat," tutupnya.

(hap)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral