news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ustaz Khalid Basalamah.
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Khalid Basalamah Official

Tahajud Setelah Shalat Tarawih yang Ditutup Witir Sebenarnya Boleh atau Tidak? Hukumnya Kata Ustaz Khalid Basalamah...

Ustaz Khalid Basalamah mengungkapkan hukum pelaksanaan shalat Tahajud di bulan Ramadhan, apabila sebelumnya sudah mengerjakan Tarawih ditutup 3 rakaat Witir.
Kamis, 27 Februari 2025 - 03:17 WIB
Reporter:
Editor :

Hadis riwayat lainnya, kata dia, shalat sunnah malam boleh melampaui 13 rakaat dari redaksi hadis Imam Al Bukhari, bahkan bisa mencapai 23 rakaat dari kisah Umar Bin Khattab RA.

Shalat Sunnah Malam Tidak Boleh Lebih dari 23 Rakaat

Ilustrasi Shalat Tahajud.
Sumber :
  • Pixabay

 

"Makanya Umar bin Khattab RA, menambah mengerjakan (shalat Tarawih) hingga 23 rakaat," terangnya.

"Ulama hadis mengatakan seseorang yang ingin melakukan shalat malam atau Tarawih, maka dianjurkan tidak melebihi Umar bin Khattab 23 rakaat," sambungnya menjelaskan.

Dikutip dari laman Humas Dinas Dayah Aceh, jumlah 23 rakaat ini berhubungan dengan asal-usul pelaksanaan shalat Tarawih bisa 20 rakaat diriwayatkan oleh Yazin bin Ruman, begini bunyinya:

: عَنْ يَزِيدَ بْنِ رُومَانَ قَالَ: كَانَ النَّاسُ يَقُومُونَ فِي زَمَنِ عُمَرَرضي الله عنه فِي رَمَضَانَ بِثَلاَثٍ وَعِشْرِينَ رَكْعَةً

Artinya: "Dari Yazid bin Ruman telah berkata, 'Manusia senantiasa melaksanakan shalat pada masa Umar radliyallahu ‘anh di bulan Ramadhan sebanyak 23 rakaat (20 rakaat Tarawih, disambung 3 rakaat Witir)." (HR. Malik)

Hukum Shalat Tahajud Boleh Setelah Tarawih tapi Tidak Witir Lagi

Ilustrasi shalat Tahajud
Sumber :
  • Istimewa

 

Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan alasan hadis dari Aisyah RA menyebutkan Rasulullah SAW mengerjakan Tarawih hanya belasan rakaat, karena beliau ingin mengerjakan sunnah Qiyamul Lail.

"Sebenarnya itu bukan bid'ah, karena beliau mengetahui bahwa ada hadis Bukhari lain ada shalat malam dua rakaat, dua rakaat, dua rakaat tanpa ada batasnya," paparnya.

"Terlebih lagi ketika Aisyah RA mengatakan ‘setau saya di Ramadhan dan di luar Ramadhan (Rasul) tidak pernah mengerjakan 11 atau 13 rakaat'," sambungnya.

Ustaz Khalid Basalamah menegaskan, pendapat para ulama lebih condong pada hadis riwayat dari Aisyah RA, karena Rasulullah SAW ingin menghidupkan ibadah di rumah melalui Tahajud.

Namun begitu, setelah shalat Tahajud tidak lagi mengisi sunnah penutup ibadah malam, karena Witir tak boleh dikerjakan sebanyak dua kali.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:49
01:11
00:57
01:39
01:00
01:34

Viral