- Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official
Sudah Puasa Ramadhan Sengaja Tidak Shalat Tarawih, Sah atau Tidak? Ustaz Adi Hidayat Tegaskan Hukum Sebenarnya
tvOnenews.com - Beberapa umat Muslim mempunyai kebiasaan mengutamakan ibadah puasa Ramadhan, namun mereka memilih tidak mengerjakan shalat Tarawih.
Ustaz Adi Hidayat mengungkapkan hukum puasa Ramadhan apabila tidak shalat Tarawih, baik secara sengaja maupun tidak sengaja karena disebabkan beberapa hal.
"Ada yang menyimpulkan kalau Anda menunaikan puasa di siang hari, malamnya sengaja tidak Tarawih, puasa Anda sah tapi pahalanya enggak sempurna," ujar Ustaz Adi Hidayat dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube pak dhe nur, Sabtu (1/3/2025).
Menurut Ustaz Adi Hidayat (UAH), shalat Tarawih merupakan kesatuan dalam pelaksanaan ibadah puasa, walaupun dalam segi hukumnya adalah sunnah, tidak wajib dikerjakan namun mengandung pahala.
- Tangkapan Layar/YouTube Adi Hidayat Official
Dengan gaya karismatiknya, UAH mendapat pertanyaan ada orang yang menggencarkan pengamalan Al Quran selepas shalat Ashar hingga malam hari, sehingga tidak mengisi sunnah Tarawih.
UAH mengatakan, sebenarnya membaca Al Quran merupakan bagian penting untuk meningkatkan iman dan takwa, terlebih lagi ingin mendapat pahala berlipat ganda di bulan Ramadhan.
Namun, cara seperti itu, kata UAH, tidak mengandung kebaikan karena shalat Tarawih ibaratnya menyempurnakan kekurangan dari pelaksanaan ibadah puasa yang telah dikerjakan di siang hari.
Shalat Tarawih Penyempurna Puasa Ramadhan
- iStockPhoto
"Kalau tidak mengerjakan shalat Tarawih dalam arti tidak ditunaikan itu tidak baik, karena sunnah itu sangat dianjurkan dan itu pahalanya juga banyak," terang dia.
"Kami sudah sebutkan manfaatnya bahkan disebut Al Quran sebagai paket pelengkap puasa. Al Quran telah menyebutkan hal ini," sambungnya.
Direktur Quantum Akhyar Institute itu mengambil sepenggal kalimat dalam redaksi Surat Al Baqarah Ayat 187, "Summa atimmus-siyama ilallail."
Dalam terjemahan ayat tersebut memberikan petunjuk, bahwa umat Muslim mendapat anjuran menyempurnakan ibadah puasanya dengan ibadah malam. Maksud ibadah malam ini mengarah ke shalat Tarawih.
UAH membandingkan, pahala orang yang lebih pilih membaca Al Quran enggan shalat Tarawih, dengan ibadah sunnah yang diutamakan tapi menunda pengamalan Ayat Suci Al Quran.