news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi keberangkatan jemaah haji 2025 asal Indonesia.
Sumber :
  • Antara

Naskah Khutbah Jumat Singkat 9 Mei 2025: Awas! Kesalahan Fatal Menjelang Haji, Muhasabah di Bulan Zulkaidah

Ada banyak kesalahan begitu fatal saat persiapan menjelang ibadah haji 2025 sebagai bahan materi naskah khutbah Jumat singkat untuk shalat Jumat, 9 Mei 2025.
Rabu, 7 Mei 2025 - 21:40 WIB
Reporter:
Editor :

Sidang Jumat rahimahumullah

Khatib senantiasa mengingatkan dalam pembahasan ini mengenai bahayanya kesalahan fatal menjelang haji. Ada beberapa yang harus dihindari sebelum keberangkatan sebagai berikut:

1. Kurangnya Pelurusan Niat

Niat haji yang tidak lurus dengan tak menyematkan keikhlasan bisa menggugurkan pahala. Tidak sedikit calon jemaah haji yang justru terjebak pada niat duniawi.

Beberapa niat duniawi kerap kali menjebak calon jemaah haji, di antaranya ingin prestise, status sosial, atau sekadar menyusul teman.

Dalam salah satu hadis riwayat, kesalahan fatal sebelum berhaji telah diperingatkan, Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya, dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) sesuai dengan apa yang diniatkannya." (HR. Bukhari & Muslim).

Jika niat tidak karena Allah, maka haji kita bisa menjadi sia-sia secara ruhani, meskipun sah secara syariat.

2. Lalai Belajar Fikih Haji

Khatib tidak sekadar menduga, tetapi telah melihat berbagai kasus banyak jemaah sama sekali tak memahami secara mendalam tentang rukun, wajib, dan sunnah haji.

Karena ketidaktahuan tersebut, akibatnya bisa terjadi kekeliruan dalam pelaksanaan manasik, bahkan bisa berakibat haji menjadi tidak sah.

Padahal, Al-Quran telah memperingatkan melalui dalilnya dari Surat Al-Baqarah Ayat 197, Allah SWT berfirman:

وَتَزَوَّدُوْا فَاِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوٰىۖ

Artinya: "Dan berbekallah, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa." (QS. Al-Baqarah, 2:197).

Melalui tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 197, takwa di sini mencakup ilmu dan kesiapan mental dalam menjalankan ibadah.

3. Mengabaikan Persiapan Ruhani

Hadirin sekalian yang diberkahi Allah, jemaah yang hendak berangkat seringkali sibuk dengan koper dan logistik.

Kesibukan ini sering terjadi di tengah mereka lupa meminta maaf kepada keluarga, menyelesaikan utang, atau memperbaiki hubungan sesama manusia. Padahal, haji adalah ibadah hati, bukan hanya ritual jasmani.

Salah satu hadis riwayat dari Imam Bukhari telah menegaskan persiapan terbaik sebelum berhaji, Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa berhaji, lalu ia tidak rafats (berkata kotor) dan tidak fusuq (berbuat dosa), maka ia kembali seperti hari ketika ia dilahirkan oleh ibunya." (HR. Bukhari).

Berita Terkait

1 2 3
4
5 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:18
01:01
01:52
05:54
07:49
05:37

Viral