- Freepik
Dehidrasi saat Puasa? Cegah dengan Cara Mudah Berikut Ini!
Dehidrasi sering menjadi permasalahan bagi sebagian orang saat puasa di bulan Ramadhan. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan haus saja, tapi juga sebagai bentuk ketaqwaan pada Allah SWT. Oleh karena itu, selama berpuasa usahakan perbanyak konsumsi air putih agar tidak dehidrasi.
Faktanya, air putih mengandung banyak manfaat luar biasa bagi manusia. Selain sebagai pelepas dahaga, masih banyak manfaat yang mungkin belum diketahui manusia termasuk menghindari dehidrasi. Hal ini sesuai firman Allah:
“Dan kami turunkan dari langit air yang amat bersih, agar kami menghidupkan dengan air itu negeri (tanah) yang mati dan agar kami memberi minum dengan air itu sebagian besar dari makhluk kami, binatang-binatang ternak, dan manusia yang banyak” (QS Al-Furqon: 48-50)
Dengan demikian untuk memenuhi asupan cairan tersebut agar tidak dehidrasi saat puasa dapat mengikuti cara minum Rasulullah sesuai syariat Islam. Supaya apa yang kita masukan ke dalam tubuh menjadi berkah. Di dalam Islam terdapat anjuran saat minum. Rasulullah bersabda:
لَا تَشْرَبُوْا وَاحِدًا -أي شربًا وَاحِدًا- كَشُرْبِ الْبَعِيْرِ، وَلَكِنْ اشْرَبُوْا مَثْنَى وَثُلَاثَ، وَسَمُّوْا إِذَا أَنْتُمْ شَرِبْتُمْ، وَاحمَدُوا إِذَا أَنْتُمْ رَفَعْتُمْ
“Janganlah kalian minum air satu kali tegukan seperti minumnya unta. Tapi minumlah dua atau tiga kali tegukan. Bacalah basmalah ketika kalian minum dan bacalah hamdalah apabila kalian telah selesai.”
Dalam hadist tersebut dikatakan bahwa banyaklah meminum air putih dan sebaiknya membaca basmalah saat minum kemudian ucapkan hamdalah ketika selesai minum.
Seperti diketahui, tubuh manusia membutuhkan cairan untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Minum cukup cairan penting dilakukan. Pasalnya, ketika tubuh mengalami dehidrasi dapat menyebabkan kelelahan, mulut kering, haus, dan sakit kepala.
Sementara itu, sebagian layanan kesehatan merekomendasikan minum 8 gelas cairan setiap hari untuk tetap terhidrasi. Selain itu, kamu juga harus mendapatkan sekitar 20-30% cairan yang dibutuhkan dari makanan.
Meskipun setiap orang memiliki kebutuhan cairan yang berbeda-beda. Namun, tubuh manusia seharusnya dapat memberi tanda kapan kamu perlu minum lebih banyak, jadi pahamilah tubuh masing-masing.
Tak perlu khawatir, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga tubuh tetap segar dan terhindar dari dehidrasi selama berpuasa. Mengutip dari berbagai sumber, berikut cara yang dapat dilakukan untuk mencegah dehidrasi saat puasa.
1. Usahakan Minum Air Putih 8 Gelas Sehari
Tubuh manusia disarankan untuk tetap terhidrasi dengan meminum air putih sebanyak 2,5 liter per hari atau setara dengan 8 gelas air mineral per hari. Hal ini juga berpengaruh saat puasa karena kita tidak dapat minum air putih pada siang hari. Untuk menghindari dehidrasi saat puasa, kamu bisa menerapkan aturan 2-4-2 ketika berpuasa, yakni 2 gelas saat sahur, 4 gelas saat berbuka puasa, dan 2 gelas sebelum tidur atau menjelang sahur.
2. Perbanyak Minum Susu dan Air Kelapa
Susu dan air kelapa juga bisa menjadi minuman untuk mencegah dehidrasi saat puasa. Menurut sebuah penelitian, susu lebih baik untuk menghindari dehidrasi karena kaya akan kandungan protein, karbohidrat, kalsium dan elektrolit. Sedangkan air kelapa muda mengandung isotonik dan elektrolit alami yang dapat mengatasi dehidrasi saat puasa sehingga kamu dapat meminum susu ketika sahur dan berbuka.
3. Hindari Terlalu Banyak Tidur
Orang yang terlalu banyak tidur ketika berpuasa dapat membuat tubuh merasa lelah dan lemas. Hal ini terjadi karena ketika tidur cairan juga tetap dikeluarkan oleh tubuh. Proses ini termasuk dalam insensible water loss atau kehilangan cairan tanpa terasa. Jadi, jika seseorang terlalu banyak tidur saat berpuasa, maka akan semakin banyak cairan yang hilang. Untuk menghindari dehidrasi, sebaiknya jangan terlalu banyak tidur saat puasa.
4. Konsumsi Beragam Buah dan Sayuran
Makanan yang mengandung air, seperti sayur dan buah juga dapat mencegah dehidrasi saat puasa. Pilihlah makanan yang mengandung cukup air agar kamu bisa kenyang sekaligus memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Selain sayur, dapat juga mengkonsumsi buah segar. Jadi, perbanyaklah konsumsi sayur dan buah-buahan pada menu sahur dan buka puasa sehingga menghindari dehidrasi saat puasa.
5. Mengurangi Intensitas Kegiatan di Luar Ruang
Ketika berpuasa, ada baiknya menghindari kegiatan di luar ruangan. Sinar matahari yang terik dapat membuat tubuh lebih cepat berkeringat, sehingga memicu dehidrasi. Pada hari biasa, sebanyak 1.000-4.500 mililiter cairan hilang dari tubuh, maka sebisa mungkin untuk mengurangi kegiatan di luar ruangan.
6. Perhatikan Obat-obatan yang Dikonsumsi
Bagi sebagian orang, obat-obatan dan suplemen vitamin atau nutrisi sangat penting dikonsumsi saat puasa agar dapat menjaga tubuh tetap fit. Namun, beberapa obat-obatan yang dikonsumsi ini dapat memberikan efek samping.
Pastikan obat-obatan atau suplemen yang kamu konsumsi saat sahur tidak menimbulkan efek samping seperti buang air terus menerus, dehidrasi dan juga kekurangan cairan. Agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya diskusikan hal ini pada dokter.
7. Jangan Terlalu Banyak Makan Makanan Asin saat Sahur
Menu sahur juga dapat berpengaruh terhadap dehidrasi. Pastikan makanan yang dikonsumsi saat sahur tidak mengandung garam yang cukup banyak. Kadar garam dalam makanan sangat berpengaruh terhadap pengaturan cairan tubuh.
Terlalu banyak garam yang masuk ke dalam tubuh hanya akan mengacaukan pengaturan tersebut dan akhirnya membuat kamu cepat haus. Imbangi dengan buah-buahan dan sayur-sayuran agar kadar mineral yang dibutuhkan tubuh seimbang.
8. Kurangi Minum Kopi dan Teh
Berbuka puasa memang paling nikmat minum teh hangat. Namun, jenis minuman seperti teh dan kopi dapat membuat tubuh merasa dehidrasi. Hal ini disebabkan oleh kandungan kafein dalam teh dan kopi bisa membuat kamu cepat dehidrasi dan sulit tidur. Akibatnya, hal ini akan berdampak pada kondisi tubuh di siang hari.
9. Menghindari Aktivitas Olahraga yang Berat
Bagi kamu yang suka olahraga, tidak perlu melakukan olahraga berat seperti latihan kardio saat berpuasa. Lakukan olahraga ringan, seperti lari kecil atau jalan kaki dipagi hari. Dengan berolahraga ringan secara teratur, tubuh kamu malah akan lebih kuat untuk melakukan aktivitas sepanjang hari.
10. Makan Buah yang Mengandung Banyak Air
Ketika kamu hendak memilih buah untuk berbuka puasa, pilihlah buah yang mengandung banyak air. Jenis buah-buah ini dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang. Nikmati buah-buahan segar yang mengandung banyak air, misalnya melon, semangka, jeruk manis dan lain sebagainya. Selain rasanya enak dan mencukupi kebutuhan air, buah-buahan tersebut dapat memberi asupan nutrisi untuk menjaga stamina kamu selama puasa.
11. Mandi Air Dingin
Mandi air dingin membantu dalam banyak cara untuk rehidrasi selama bulan Ramadhan. Setelah beberapa hari berpuasa, rasa haus menjadi perasaan yang normal, jadi cobalah untuk memperhatikan tanda-tanda dehidrasi lainnya yang jelas terlihat.
Tanda-tanda dehidrasi di antaranya, bibir pecah-pecah, kulit memerah, kelelahan, peningkatan suhu tubuh, dan peningkatan pernapasan dan denyut nadi, diikuti oleh pusing, peningkatan kelemahan, dan sesak nafas.
Jika kamu merasakan satu atau lebih dari gejala-gejala ini, kamu harus mencoba menurunkan suhu tubuhmu dengan cara apa pun yang memungkinkan. Luangkan waktumu 5-10 menit dengan membawa pangkal kepalamu di bawah air dingin langsung.
Usahakan jangan gunakan air es, agar tidak kedinginan. Namun, jika kamu berada di kantor atau di luar rumah, basahi handuk kecil dengan air es dan oleskan handuk ke dahimu, area di sekitar telinga, pangkal leher, bagian atas punggung, dan dada.
12. Berbuka Puasa dengan Minum Air Putih
Perhatikan asupan air putih ketika berbuka, yaitu mengawalinya dengan minum air putih. Air putih dapat mengembalikan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa seharian. Selain itu, kamu dapat menyiapkan air putih satu gelas setelah berbuka dan satu gelas yang diminum sebelum tidur untuk mencegah dehidrasi.
Itulah beberapa cara yang dapat kamu lakukan agar terhindar dari dehidrasi saat berpuasa. Tentunya, hal tersebut harus disesuaikan dengan kondisi tubuh tiap individu, ya! Yang terpenting adalah perbanyak asupan air putih saat berbuka puasa maupun sahur. (adh)