- Pexels/Thirdman
Tata Cara Shalat Nisfu Syaban: Niat, Jumlah Rakaat, dan Bacaan
tvOnenews.com - Malam Nisfu Syaban merupakan salah satu malam istimewa dalam kalender Islam yang sarat dengan keutamaan dan ampunan.
Umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada malam pertengahan bulan Syaban ini, salah satunya dengan melaksanakan shalat Nisfu Syaban.
Ibadah sunnah ini kerap dilakukan sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu.
Tata cara shalat Nisfu Syaban pada dasarnya sama seperti shalat sunnah lainnya, dimulai dengan niat dan diakhiri salam.
Tata Cara Shalat Nisfu Syaban
- Pexels/Mohammed Alim
1. Niat
أُصَلّى سُنَّةَ لَيْلَةَ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnata Nishfi Syaban rakataini lillahi ta ala.
Artinya:" Aku niat shalat sunah nisfu syaban dua rakaat karena Allah Taala. Allah Maha Besar,".
2. Membaca surat Al-Fatihah dan dilanjutkan surat pendek
Setiap rakaat dalam shalat Nisfu Syaban diawali dengan membaca surat Al- Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan surat pendek.
Shalat sunnah dilaksanakan sebanyak dua rakaat.
3. Doa malam Nisfu Syaban
Setelah selesai menunakan shalat Nisfu Syaban, dianjurkan untuk membaca doa setelahnya. Berikut, doa setelah shalat Nisfu Syaban:
يَا ذَا الْمَنِّ فَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَّوْلِ وَالْإِنْعَامِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ، ظَهْرَ اللَّاجِئِينَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الْخَائِفِينَ ، إِنْ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فِي أُمّ الْكِتَابِ شَقِيًّا فَامْحُ عَنِّي اسْمَ الشَّقَاءِ ، وَأَثْبِتْنِي عِنْدَكَ سَعِيدًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرِ ، فَإِنَّكَ تَقُوْلُ فِي كِتَابِ { يَمْحُو اللَّهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَابِ
Latin: Allāhumma yā dzal manni wa lā yumannu 'alaika yā dzal jalāli wal ikrām, yā dzat thauli wal in'ām, lā ilāha illā anta zhahral lājīna wa jāral mustajīrīna, wa ma'manal khā'ifīn. In kunta katabtanii 'indaka fī ummil kitābi syaqiyyan famhu 'anniimsmassyaqaai, waatsbitnii indaka sa'iidan muwaffaqan lilkhair, fainnaka taquulu fii kitabi Yamhullāhu mā yasyā'u wa yutsbitu wa 'indahū ummul kitāb.
Artinya: "Wahai Dzat Pemberi Anugerah, maka tak ada yang mampu memberi anugerah pada-Mu. Wahai Dzat yang Agung dan Mulia, Pemberi Anugerah dan Nikmat. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau. Wahai penolong pengungsi, pelindung para pencari perlindungan, pemberi rasa aman bagi yang ketakutan. Jika engkau menakdirkan aku di Lauh Mahfudz sebagai orang yang celaka, maka hapuskanlah. Dan tetapkanlah aku di sisi-Mu sebagai hamba yang beruntung dan mendapat pertolongan pada kebaikan. Engkau berfirman dalam Al-Quran, 'Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh Mahfudz)
(nka)