- Pexels/Mikhail Nilov
Ustaz Adi Hidayat Bongkar Rahasia Hidup Dimudahkan Allah, Ternyata Dimulai dari Shalat
tvOnenews.com - Setiap orang tentu menginginkan hidup yang tenang, urusan yang dimudahkan, serta pekerjaan yang berjalan lancar dan penuh keberkahan.
Namun, tak jarang manusia justru sibuk mencari solusi ke sana ke mari, sementara fondasi utama dalam hidup justru terabaikan.
Dalam sebuah kajian, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa kunci kemudahan urusan duniawi sejatinya sangat dekat dengan kita, yakni dengan memperbaiki shalat.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, shalat bukan sekadar kewajiban rutin, tetapi merupakan pusat dari seluruh sistem kehidupan seorang Muslim.
Jika shalat diperbaiki, maka iman, ibadah, akhlak, hingga muamalah akan ikut tertata.
- Pexels/Meruyert Gonullu
Shalat Bukan Sekadar Ritual, Tapi Fondasi Hidup
Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa shalat memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam Islam.
Bahkan, shalat adalah satu-satunya ibadah yang mencakup seluruh unsur utama dalam beragama.
Ia menjelaskan bahwa dalam Islam terdapat empat pilar besar yang harus berjalan seimbang: akidah (iman), ibadah, muamalah (interaksi sosial), dan akhlak.
Keempat unsur ini, menurutnya, terlatih dan terjaga melalui shalat.
“Salat satu-satunya amalan di dalam Islam yang mencakup empat bagian pokok dalam beragama,” jelas Ustaz Adi Hidayat.
Karena itulah, shalat tidak hanya berdampak pada hubungan seorang hamba dengan Allah, tetapi juga memengaruhi cara berpikir, bekerja, bersikap, dan berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari.
- Pexels/Taha Çendek
Shalat sebagai Bukti Nyata Keimanan
Dalam kajiannya, Ustaz Adi Hidayat menekankan bahwa shalat adalah bukti paling nyata dari iman seorang hamba.
Bahkan, Al-Quran menempatkan shalat tepat setelah penyebutan iman.
“Satu-satunya amal ibadah dari rukun Islam yang disebut sebagai iman dalam Al-Quran hanyalah shalat,” ungkapnya.
Ia mengutip firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 3 yang menyandingkan iman dengan pendirian shalat.
Artinya, iman yang dijaga dan dipelihara akan selalu tampak dalam kualitas shalat seseorang.
Tak heran jika Rasulullah SAW menegaskan bahwa pembeda antara orang beriman dan yang tidak adalah shalatnya.
Ketika shalat ditinggalkan atau dilakukan tanpa kesungguhan, maka keimanan pun menjadi rapuh.