news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Perbuatan Maksiat.
Sumber :
  • iStockPhoto

Khutbah Jumat 6 Februari 2026: Perbuatan Maksiat yang Tak Disadari terus Berlanjut di Bulan Ramadhan

Berikut teks khutbah Jumat singkat terbaru untuk pelaksanaan shalat Jumat, dengan judul "Perbuatan Maksiat yang Tak Disadari terus Berlanjut di Bulan Ramadhan".
Jumat, 6 Februari 2026 - 07:28 WIB
Reporter:
Editor :

Dalam Surat Yasin Ayat 65, Allah SWT berfirman:

اَلْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلٰٓى اَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَآ اَيْدِيْهِمْ وَتَشْهَدُ اَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ

Artinya: "Pada hari ini Kami membungkam mulut mereka. Tangan merekalah yang berkata kepada Kami dan kaki merekalah yang akan bersaksi terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan." (QS. Yasin, 36:65).

Perbuatan maksiat berikutnya adalah maksiat batin. Contoh yang sering terjadi seperti iri hati, riya, dan kesombongan.

Perbuatan tersebut memang sering terabaikan secara halus. Namun kehadirannya dapat merusak keikhlasan puasa dan amal lain.

Khutbah II

Saudaraku jemaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Demikianlah khutbah pertama disampaikan pada hari ini. Puasa yang hanya tampak secara lahir, tetapi dipenuhi dosa yang tersembunyi akan membuat ibadah sia-sia. Allah SWT tidak akan mengangkat derajat hamba-Nya kecuali dengan perbuatan taubat, keikhlasan, hingga pengendalian diri sendiri.

Marilah kita menjadikan momentum menyambut bulan Ramadhan dengan renungan bersama. Tujuannya agar bulan suci terus diwarnai dengan momentum muhasabah diri dan terhindar dari perbuatan riya dan iri hati, menjaga lisan dari ghibah, serta menjauhkan mata dari hal buruk. Aamiin ya Rabbal 'alamin.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ ۢبِمَا تَعْمَلُوْنَ

(hap)

Sumber Referensi: Quran Kemenag RI, NU Online, Muslim.or.id, Yayasann Amal Jariyah Indonesia.

Berita Terkait

1 2
3
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:08
01:30
03:26
01:09
03:47
02:01

Viral