news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi sahur.
Sumber :
  • Pexels/Thirdman

Terlambat Bangun dan Tidak Sahur, Sahkah Puasanya? Begini Penjelasan Buya Yahya

Terlambat bangun dan tidak sempat sahur, apakah puasanya sah? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini tentang sahur.
Jumat, 27 Februari 2026 - 05:00 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Sahur menjadi salah satu momen penting yang identik dengan ibadah puasa di bulan Ramadhan. 

Bahkan, banyak orang merasa khawatir puasanya tidak sah jika melewatkan makan sahur karena terlambat bangun. 

Tidak sedikit pula yang panik ketika terbangun saat waktu sudah mepet Subuh, lalu memilih tidak makan sama sekali karena takut puasanya batal.

Lantas, bagaimana sebenarnya hukum puasa bagi seseorang yang tidak sempat sahur karena bangun kesiangan? Apakah puasanya tetap sah atau justru harus diganti di kemudian hari?

Menanggapi hal ini, Buya Yahya memberikan penjelasan yang cukup menenangkan bagi umat Islam yang pernah mengalami kejadian serupa.

Ilustrasi sahur di bulan Ramadhan
Sumber :
  • Pexels/Thirdman

Tidak Sahur, Puasa Tetap Sah

Menurut Buya Yahya, tidak makan sahur bukanlah sesuatu yang membatalkan puasa. 
Selama seseorang telah berniat untuk berpuasa sejak malam hari, maka puasanya tetap dianggap sah di sisi syariat.

"Puasanya tetap sah, asalkan niat di malam hari," ujar Buya Yahya.

Hal ini karena dalam ibadah puasa, niat merupakan rukun utama yang harus dipenuhi. 
Selama niat telah ditanamkan sejak malam sebelum Subuh, maka kewajiban puasa tetap berlaku meskipun seseorang tidak sempat makan sahur.

Sahur Hanya Sunnah, Bukan Wajib

Masih banyak yang beranggapan bahwa sahur merupakan syarat sah puasa. Padahal, sahur memiliki kedudukan sebagai sunnah yang sangat dianjurkan, bukan kewajiban yang menentukan sah atau tidaknya puasa seseorang.

"Sahur adalah sunnah, bukan wajib," katanya.

Artinya, jika seseorang meninggalkan sahur karena alasan tertentu seperti terlambat bangun atau tidak sempat makan, maka puasanya tetap sah dan tidak perlu diganti di hari lain.

Namun demikian, sahur tetap dianjurkan karena memiliki banyak keutamaan, baik dari sisi kesehatan maupun keberkahan dalam menjalankan ibadah puasa sepanjang hari.

Waktu Sahur Terbaik Mendekati Fajar

Buya Yahya juga menjelaskan bahwa waktu sahur yang paling utama adalah mendekati waktu fajar, selama seseorang masih yakin bahwa waktu tersebut belum masuk Subuh.

"Semakin dekat dengan waktu fajar semakin bagus, asalkan yakin bahwa waktu itu sebelum datangnya fajar," lanjutnya.

Dengan demikian, makan sahur tidak harus dilakukan di tengah malam atau jauh sebelum Subuh. 

Justru, mengakhirkan sahur hingga mendekati fajar dianjurkan selama masih dalam batas waktu yang diperbolehkan.

Boleh Makan Setelah Imsak?

Pertanyaan lain yang sering muncul di masyarakat adalah mengenai batas waktu sahur, khususnya terkait waktu imsak. 

Banyak yang mengira bahwa ketika sudah masuk waktu imsak, maka seseorang tidak boleh lagi makan atau minum.

Padahal, Buya Yahya menjelaskan bahwa waktu imsak bukanlah batas dimulainya puasa.

Sedangkan waktu imsak itu hanyalah pertanda akan datangnya adzan subuh, waktu untuk bersiap-siap, jadi masih boleh makan sahur.

Dengan kata lain, selama adzan Subuh belum berkumandang, seseorang masih diperbolehkan untuk makan dan minum sahur.

Batas Akhir Sahur adalah Adzan Subuh

Lalu kapan seseorang benar-benar harus berhenti makan dan minum?

Buya Yahya menegaskan bahwa batas akhir sahur adalah ketika adzan Subuh telah terdengar.

Yang tidak boleh makan atau minum adalah ketika terdengar adzan.

Jika seseorang masih makan atau minum setelah adzan Subuh berkumandang, maka puasanya bisa menjadi tidak sah karena telah melewati batas waktu yang ditentukan.

Tidak Perlu Panik Jika Terlewat Sahur

Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa umat Islam tidak perlu merasa cemas jika suatu hari terlewat sahur karena terlambat bangun. 

Selama niat puasa sudah dilakukan sejak malam hari, maka puasa tetap sah dan dapat dilanjutkan seperti biasa.

Meski demikian, sahur tetap menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan karena memberikan kekuatan fisik sekaligus keberkahan dalam menjalankan ibadah puasa sepanjang hari di bulan Ramadhan. (gwn)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

12:41
01:24
01:01
01:09
04:46
17:35

Viral