- Instagram ragnar oratmangoen/@oratmangoen
Awalnya Suka Dengar Suara Adzan, Hati Pemain Timnas Indonesia ini Terketuk dan Putuskan Jadi Mualaf
Jakarta, tvOnenews.com- Masih ingatkah anda dengan pemain bola, Ragnar Oratmangoen? yang jadi satu-satunya pemain mualaf di timnas Indonesia.
Namanya populer di Indonesia, setelah melewati proses naturalisasi pada Maret 2024. Ragnar Oratmangoen kini sudah berstatus warga negara Indonesia (WNI).
Siapa sangka, dibalik nama besarnya, Ragnar Oratmangoen ada proses perpindahan sebuah keyakinan dalam diri Pemain naturalisasi tersebut. Dia menjadi mualaf sejak usia remaja.
- Instagram/@0ratmangoen
Pemain mualaf ini lahir dan besar di Oss, Belanda, Ragnar awalnya menganut agama Kristen, dan lahir dari keluarga non muslim.
Tanpa ia sadari, ketika beranjak remaja, ia mulai tertarik pada Islam karena pergaulan dengan teman-temannya yang mayoritas beragama Muslim, terutama dari komunitas keturunan Maroko.
Kemudian, Ragnar menerima ajakan sederhana kawannya yaitu ikut ke masjid. Hal tersebut, membuat Ragnar merasakan ketenangan yang selama ini ia cari.
Ketika usianya menginjak 15 tahun, Ragnar akhirnya mantap mengucapkan syahadat dan resmi menjadi mualaf.
Perubahan keyakinannya bukan hanya langkah besar dalam hidupnya, tetapi juga menjadi titik awal perjalanan iman yang hingga kini dijalani dengan penuh keyakinan.
- Instagram ragnar oratmangoen/@oratmangoen
“Saya tidak lahir sebagai Muslim. Saya dibesarkan sebagai seorang Kristen. Tapi setelah tumbuh dewasa, saya menemukan jalan ke Islam,” ujar Ragnar, dikutip dari Media Day Timnas Indonesia beberapa waktu lalu.
"Teman-teman saya ketika itu membawa saya ke masjid. Mereka mengajari saya tentang Tuhan dan agama, dan bagaimana agama bisa membantu kehidupan kita, Itu menyentuh hati saya dan membuat saya memutuskan untuk menjadi seorang Muslim,” ungkapnya.
Ragnar disapa Wak Haji ini, sangatlah menyukai suara panggilan shalat umat muslim. Atau yang kita sebut adzan.
"Pertama kali saya mendengarnya [adzan] saat di tempat latihan. Mendengar adzan saat latihan dan menurut saya itu indah sekali. Saya senang bisa mendengar azan dan merasakan suasana ini," ungkap pemain murah senyum itu.