- Pexels/www.kaboompics.com
Menunda Mandi Junub Setelah Subuh, Apakah Puasa Tetap Sah? Jangan Salah Memahami, Begini Hukumnya
Jangan Sampai Salah Paham dalam Rumah Tangga
Buya Yahya juga menyinggung fenomena yang sering terjadi di masyarakat.
Ada sebagian istri yang enggan melayani suaminya karena mengira harus langsung mandi setelah berhubungan.
“Ada sebagian perempuan ogah melayani suaminya karena mengira mandi besar itu harus langsung setelah berhubungan,” ujarnya.
Padahal, tidak ada kewajiban mandi seketika itu juga. Jika malam terasa dingin atau kondisi tidak memungkinkan, mandi bisa ditunda hingga mendekati Subuh.
Bahkan dalam kondisi tertentu, seperti ibu-ibu yang sibuk menyiapkan sahur dan belum sempat mandi sebelum Subuh, mereka tetap boleh mendahulukan sahur.
“Belum lagi ibu-ibu yang sibuk harus mengurus sahur dan sebagainya, tidak sempat mandi, mendahulukan sahur jangan mandi dulu. Puasanya tetap sah,” tambahnya.
- Pexels/Thirdman
Kesimpulan: Puasa Tetap Sah Meski Mandi Junub Setelah Subuh
Dari penjelasan Buya Yahya, dapat disimpulkan:
Puasa dimulai sejak masuk waktu Subuh hingga Maghrib.
Hubungan suami istri yang dilakukan sebelum Subuh tidak membatalkan puasa.
Jika belum mandi junub saat Subuh tiba, puasa tetap sah.
Mandi besar tidak wajib dilakukan langsung setelah berhubungan.
Yang terpenting adalah tidak melakukan hubungan suami istri setelah masuk waktu Subuh.
Dengan memahami penjelasan ini, diharapkan tidak ada lagi keraguan atau kesalahpahaman dalam menjalankan ibadah puasa maupun dalam kehidupan rumah tangga. Islam adalah agama yang memudahkan, bukan menyulitkan. (gwn)