news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Ramadhan 2026.
Sumber :
  • Ilustrasi AI

Keistimewaan 10 Hari Terakhir Ramadhan, Rasulullah SAW Sangat Bersungguh-Sungguh di Waktu Ini

Inilah keistimewaan 10 hari terakhir Ramadhan, Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh di waktu ini, sebagaimana dijelaskan Ustaz Adi Hidayat.
Minggu, 8 Maret 2026 - 14:21 WIB
Reporter:
Editor :

Menurut penjelasan Ustaz Adi Hidayat, Rasulullah SAW juga dikenal rutin bertadarus Al-Quran selama Ramadhan bersama Malaikat Jibril.

“Hadis-hadis mengungkap bahwa Nabi setiap malam Ramadhan didatangi Malaikat Jibril untuk tadarus Al-Quran. Ini menunjukkan malam-malam Ramadhan dihidupkan dengan ibadah dan ketaatan kepada Allah,” ujarnya.

Kebiasaan ketiga adalah membangunkan keluarga agar ikut menghidupkan malam dengan ibadah. 

Hal ini menjadi teladan bahwa kesalehan tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga harus ditularkan kepada keluarga.

Ilustrasi berdoa di malam Nisfu Sya'ban
Sumber :
  • Ilustrasi AI

Memburu Malam Lailatul Qadar

Salah satu alasan utama mengapa Rasulullah SAW begitu bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir Ramadhan adalah karena adanya kemungkinan datangnya malam Lailatul Qadar.

Malam ini dikenal sebagai malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.

Ustaz tersebut menjelaskan bahwa jika seseorang beribadah pada malam Lailatul Qadar, pahala yang diperoleh bisa melampaui ibadah selama puluhan tahun.

“Seribu bulan jika dikonversi setidaknya sekitar 85 tahun. Jadi bayangkan, sekali membaca satu huruf Al-Quran saja nilainya bisa seperti membaca selama lebih dari 85 tahun,” jelasnya.

Karena itulah banyak ulama menganjurkan umat Islam untuk memburu malam Lailatul Qadar terutama pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Ilustrasi membaca Al-Quran
Sumber :
  • Ilustrasi AI

Puncak Pembuktian Ibadah Selama Ramadhan

Ustaz Adi Hidayat juga menegaskan bahwa sepuluh hari terakhir merupakan puncak pembuktian dari ibadah yang telah dilakukan sejak awal Ramadhan.

Jika pada sepuluh hari pertama penuh dengan rahmat dan sepuluh hari kedua menjadi waktu untuk memohon ampunan, maka sepuluh hari terakhir menjadi kesempatan untuk meraih pembebasan dari api neraka.

“Sepuluh hari terakhir adalah puncaknya. Di sinilah kita menunjukkan kesungguhan kita kepada Allah,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Ia juga mengingatkan bahwa tidak semua orang mendapatkan kesempatan bertemu Ramadhan setiap tahun. 

Karena itu, momen di penghujung Ramadhan seharusnya dimanfaatkan sebaik mungkin.

Ilustrasi Berdoa
Sumber :
  • Pixabay

Momentum Terbaik Memperbanyak Doa

Selain memperbanyak ibadah, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak doa pada sepuluh hari terakhir Ramadhan. 

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:00
00:55
03:22
08:29
05:46
11:08

Viral