- iStockPhoto
Khutbah Idul Fitri 2026: Menjadi Pribadi yang Lebih Baik Setelah Ramadhan
أما بعد أيها الناس : ﴿ اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا (70) يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا﴾ [الأحزاب:٧٠–٧١]
Jamaah shalat Id yang dimuliakan Allah,
Di antara nikmat terbesar yang patut kita syukuri adalah karunia hidayah berupa agama Islam. Allah telah membimbing kita untuk menjadi bagian dari umat Nabi Muhammad SAW, umat yang diberi syariat yang sempurna dan penuh kemudahan.
Oleh sebab itu, tidak ada sikap yang lebih pantas selain memperbanyak pujian dan rasa syukur kepada-Nya.
Kaum Muslimin,
Kita telah melewati bulan Ramadhan yang dipenuhi keberkahan. Allah memberi kita kesempatan untuk berpuasa, melaksanakan shalat malam, dan memperbanyak amal kebaikan. Kini kita dipertemukan dengan Idul Fitri, hari yang sarat dengan kegembiraan, pujian kepada Allah, serta ungkapan syukur atas nikmat yang telah diberikan.
الله أكبر الله أكبر لا إله إلا الله ، الله أكبر ولله الحمد .
Hari raya ini memiliki hikmah besar. Pertama, agar kaum Muslimin memuji Allah atas taufik yang diberikan sehingga mampu menjalani ibadah di bulan Ramadhan.
Ibadah yang mungkin terasa berat di luar Ramadhan, menjadi lebih mudah dilakukan selama bulan suci tersebut. Semua itu menunjukkan kasih sayang Allah kepada hamba-Nya, karena manfaat ibadah tersebut kembali kepada manusia, bukan kepada Allah.
Allah Ta’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَنْتُمُ الْفُقَرَاءُ إِلَى اللَّهِ وَاللَّهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ
“Hai manusia, kamulah yang sangat butuh kepada Allah; dan Allah Dialah yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.” (QS. Fathir: 15)