news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tata Cara Puasa Syawal, Dianjurkan Selama 6 Hari.
Sumber :
  • Pexels/ Gül Işık

Tata Cara Puasa Syawal

Begini tata cara puasa Syawal yang dianjurkan dalam agama Islam. Semoga dimudahkan ibadahnya.
Senin, 23 Maret 2026 - 08:31 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com- Pemerintah telah menetapkan 1 Syawal pada Sabtu (21/3). Dengan ini umat muslim bisa melakukan puasa Syawal setelah Idul Fitri 1447 H. 

Dasarnya puasa Syawal sama dengan puasa sunah lainnya, yaitu dengan niat dan menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. 

Puasa ini dilakukan selama enam hari di bulan Syawal. Hal ini sangatlah dianjurkan dalam Islam, ada baiknya dilakukan setelah lebaran 2026.

Tata Cara Puasa Syawal, Dianjurkan Selama 6 Hari
Sumber :
  • Pexels/ Gül Işık

Berikut adalah panduan lengkap pelaksanaan puasa Syawal.

1. Waktu Pelaksanaan

Dengan ini mulai Tanggal 2 Syawal: Puasa dapat dimulai sehari setelah Idul Fitri (2 Syawal), karena pada tanggal 1 Syawal hukumnya haram untuk berpuasa.

Perlu diketahui tidak harus nerurutan: Enam hari puasa ini boleh dilakukan secara berturut-turut maupun terpisah (selang-seling) sepanjang bulan Syawal. Namun, melakukannya secara berurutan segera setelah lebaran dianggap lebih utama (afdhal). 

2. Baca Niat

Sebagai utamanya, tidak lupa baca niat puasa sunah Syawal yang bisa dilakukan di dalam hati sejak malam hari atau bahkan pada siang hari sebelum waktu zuhur. 

Asalkan Anda belum makan, minum, atau melakukan hal yang membatalkan puasa sejak subuh. 

Niat di Malam Hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

(Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ)

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah Ta’ala."

Niat di Siang Hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

(Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ)

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah Ta’ala."

3. Ketentuan dengan Utang Puasa (Qadha)

Para ulama menganjurkan untuk mendahulukan membayar utang puasa Ramadan (qadha) sebelum melaksanakan puasa sunah Syawal karena hukumnya wajib. 

Pahala Gabungan: Menurut sebagian pendapat, jika seseorang melakukan puasa qadha di bulan Syawal, ia secara otomatis juga mendapatkan pahala puasa sunah Syawal.

Niat Gabung: Beberapa ulama membolehkan penggabungan niat qadha dan Syawal, namun disarankan untuk tetap meniatkan puasa wajibnya (qadha) secara utama.

4. Keutamaan

Menjalankan puasa Ramadan kemudian diikuti enam hari puasa Syawal memiliki keutamaan pahala yang setara dengan berpuasa selama satu tahun penuh.(klw)

Sebagaimana disampaikan dalam hadits utamanya diriwayatkan oleh Imam Muslim: 

"Barangsiapa yang berpuasa Ramadan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh" (HR. Muslim no. 1164). (klw)

   

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:50
11:46
13:17
04:14
05:49
11:46

Viral