news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi wanita menahan nafsu di atas kasur.
Sumber :
  • Freepik/Diana grytsku

Memang Boleh Janda Pakai Alat Bantu Pemuas Nafsu Demi Hindari Zina? Begini Hukumnya Kata Buya Yahya

Buya Yahya mengungkapkan soal hukum seorang perempuan atau janda menggunakan alat pemuas nafsu demi menyalurkan syahwat yang bergejolak tanpa tersentuh zina.
Selasa, 7 April 2026 - 23:33 WIB
Reporter:
Editor :

Ia menyikapi apabila gejolak syahwat tidak bisa tertahan lagi. Ia menyarankan untuk mengambil yang lebih ringan, dengan catatan perbuatan ini juga tidak bisa dibenarkan.

"Bukan masturbasi menjadi boleh dan hal yang mutlak. Tapi mengambil yang ringan untuk menghindari yang besar," lanjutnya.

Ia menyampaikan sejumlah syarat untuk pengetatan saat dihadapi ujian gejolaknya syahwat. Pertama, perbuatan tersebut guna menghindari efek nyata dari zina hingga tidak dibalut dengan kepuasan nafsu.

Kedua, kata Buya Yahya, seseorang terutama janda tidak menyertakan khayalan kotor. Biasanya hal ini akan membawa pikiran menjadi fantasi untuk memikirkan orang lain.

Ketiga, seseorang tidak boleh mempersiapkan segala hal yang membuatnya nyaman atau manja saat menyalurkan nafsunya. Contoh yang sering terjadi ditambah dengan tontonan video atau film tak senonoh.

"Itu bukan jalan keluar, itu justru media pembuka gerbang dosa," tambahnya.

Terkait alat pemuas nafsu, Buya Yahya tidak habis pikir dengan pilihan tersebut. Sebab, perbuatan itu tidak dapat dibenarkan dan dihalalkan.

"Kalau orang sudah beli alat, itu namanya sudah niat. Melihat dan mengkhayalkan alatnya saja sudah termasuk membangkitkan syahwat. Itu tidak boleh," katanya.

Ia justru lebih menyikapi syahwat yang datang secara tiba-tiba. Bagi dia, hal itu mudah cepat dikendalikan dengan kegiatan positif, seperti beribadah, wudhu, mengaji, dan upaya mengingat Allah SWT.

"Syahwat yang diundang justru susah diusir. Tapi kalau datang tiba-tiba, minimal mengalihkan pandangan, berwudhu, shalat, dan sebagainya. Selesai," paparnya.

Dalam hal ini, Buya Yahya berpesan kepada orang mukmin, termasuk perempuan maupun janda yang pernah terjebak dalam zina. Ia meyakini dengan penjelasan ini, bisa mengarahkan mereka lebih baik dan semakin dekat dengan Allah SWT.

Ia mendukung niat baik janda menghindari zina saat memuaskan nafsu. Akan lebih baik, caranya harus tetap sesuai dengan syariat agama Islam.

(gwn/hap)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
00:59
01:04
16:34
07:12
02:21

Viral