Buya Yahya mengungkapkan soal hukum seorang perempuan atau janda menggunakan alat pemuas nafsu demi menyalurkan syahwat yang bergejolak tanpa tersentuh zina.
Buya Yahya menyikapi spekulasi viral terkait hukum suami istri hubungan intim demi memuaskan nafsu saat momen Hari Raya Idul Fitri dilarang dan mengandung dosa.
Istri kesepian saat suami merantau, bagaimana cara menahan nafsunya? Menurut Buya Yahya, syahwat bukan untuk diarahkan ke jalan maksiat, melainkan untuk mencari
Ternyata seperti ini kata Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengenai status ibadah bagi mereka yang sudah menjadi baik dan rajin shalat tetapi sulit lepas otak mesumnya.
Dalam hubungan intim, suami yang tidak kuat tahan syahwat cenderung pakai obat kuat untuk kebutuhan memuaskan nafsu istri. Lantas, bagaimana hukumnya dalam agama Islam?
Akibat syahwat menuntun seseorang kembali berbuat maksiat meski sudah taubat. Untuk urusan dosa diampuni oleh Allah SWT dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat (UAH).
Syahwat bisa datang kepada istri dan suami yang sedang ada keperluan di luar kota. Ketika suami sedang berada di tempat yang jauh dari istri, bolehkah istri menyalurkan syahwat sendiri?
Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengatakan, takbir sebagai penyempurna shalat. Jika penerapannya keliru bisa menyebabkan dua keburukan ini dan itu tidak boleh terjadi.
Demi menjaga agar syahwat tidak menjerumuskan kepada maksiat, maka Islam memerintahkan untuk menikah. Namun bagaimana jika ada seorang suami yang tidak menggauli istrinya sampai berbulan-bulan dan malah memilih memuaskan dirinya sendiri? Ini pendapat dari Buya Yahya.
Pada bulan Ramadhan yang suci ini, selain menahan lapar dan haus, setiap Muslim diajarkan untuk menahan hawa nafsu yang salah satunya bagiannya adalah syahwat. Bagaimana jika ada seorang Muslim yang agar siang hari bisa menahan hawa nafsunya, ia sengaja onani dan masturbasi sebelum menjalankan puasa Ramadhan? Ini jawaban dari Buya Yahya.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Sosok perempuan bernama Nadhea Devi dituding netizen sebagai sosok gadis baju putih yang tawarkan challenge hafalan surat Ad-Dhuha dengan sebotol miras Newport.
Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana, melalui Tim Kuasa Hukum dari Law Firm MZA & Partners, secara resmi mengajukan permohonan pengujian materiil