- freepik
Jadi Rahasia Agar Rezeki Lancar, Amalkan Doa Nabi Isa AS Setiap Pagi Agar Hari Penuh Berkah
tvOnenews.com - Mengawali pagi dengan ibadah dan doa kepada Allah SWT menjadi langkah baik sebelum memulai aktivitas.
Pagi hari merupakan momen penting yang menentukan arah dan semangat seseorang dalam menjalani hari.
Dalam Al-Qur’an, salah satu kisah yang banyak diceritakan adalah tentang Nabi Isa AS, putra Maryam, yang termasuk golongan Nabi Ulul Azmi karena keteguhannya dalam menyampaikan kebenaran.
Salah satu mukjizat beliau adalah mampu mendatangkan hidangan dari langit untuk kaumnya, tentu atas izin Allah SWT.
Untuk itu, Nabi Isa AS memanjatkan doa yang diabadikan dalam Al-Qur’an surat Al Maidah ayat 114, yang berisi permohonan rezeki bagi umatnya.
Berikut doa Nabi Isa AS ketika meminta rezeki:
قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ : اللَّهُمَّ رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لِأَوَّلِنَا وَآَخِرِنَا وَآَيَةً مِنْكَ وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ.
قَالَ اللهُ إِنِّي مُنَزِّلُهَا عَلَيْكُمْ فَمَنْ يَكْفُرْ بَعْدُ مِنْكُمْ فَإِنِّي أُعَذِّبُهُ عَذَابًا لاَ أُعَذِّبُهُ أَحَدًا مِنَ الْعَالَمِينَ.
Artinya:
Isa putera Maryam berdoa:
“Ya Tuhan kami turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rezekilah kami, dan Engkaulah pemberi rezeki Yang Paling Utama.”
Dalam ayat berikutnya 115, Allah berfirman:
“Sesungguhnya Aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu, barangsiapa yang kafir di antaramu sesudah (turun hidangan itu), maka sesungguhnya Aku akan menyiksanya dengan siksaan yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorangpun di antara umat manusia.” (QS. Al-Maidah (5): 114-115)
Demikian, dari ayat di atas terdapat doa Nabi Isa AS berbunyi:
اللَّهُمَّ رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لِأَوَّلِنَا وَآَخِرِنَا وَآَيَةً مِنْكَ وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
Allahumma rabbanaa anzil ‘alainaa maaidatan minas-samaa`i takuunu lanaa iida liawwalinaa wa akhirinaa wa ayatan minka warjuqnaa wa anta khairu rraajiqiin
“Ya Tuhan kami turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rezekilah kami, dan Engkaulah pemberi rezeki Yang Paling Utama.”
Melansir dari fatwatarjih.or.id, tafsir ayat tersebut menjelaskan bahwa Nabi Isa AS memohon rezeki kepada Allah SWT dengan meminta diturunkannya hidangan dari langit untuk kaum Hawariyyun, yaitu para pengikut setia yang selalu mendampingi dakwah beliau.
Kaum Hawariyyun dikenal sebagai orang-orang yang gemar menolong sesama, membela yang lemah dan sakit, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Doa Nabi Isa AS ini juga bertujuan untuk menenangkan hati para pengikutnya, terlebih saat beliau bepergian yang sering diiringi oleh banyak orang, sehingga dibutuhkan persediaan makanan yang cukup.
Selain itu, doa tersebut menjadi bukti mukjizat sekaligus tanda kenabian Nabi Isa AS, karena dengan izin Allah SWT, rezeki dapat diturunkan langsung dari langit dan disaksikan oleh kaumnya.
Hal ini menunjukkan betapa mustajabnya doa Nabi Isa AS. Jika diamalkan oleh umat Muslim, doa ini dapat membawa kebaikan dan keberkahan.
Selain doa tersebut, masih banyak doa lain yang bisa dipanjatkan untuk memohon rezeki.
(abs/kmr)