- Antara
Doa untuk Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Insyaallah Mati Syahid
Jakarta, tvOnenews.com- Kabar duka mendalam untuk keluarga yang terdampak dari kecelakaan kereta tabrak kereta, pada Senin (27/4) malam. Di mana KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Dalam keterangannya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan seluruh korban dalam peristiwa di wilayah Stasiun Bekasi Timur telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis.
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian ini serta permohonan maaf kepada seluruh pelanggan," kata Anne.
"Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar proses penanganan berjalan dengan baik,” jelas Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba.
- dok.kolase tvonenews.com/Istimewa
Sejauh ini, dari data yang disampaikan oleh KAI sudah ada empat orang yang tewas dalam peristiwa tersebut.
Bahkan atas kejadian itu juga, sebanyak 70 orang lebih mengalami luka-luka. Kondisinya pun dalam pengawasan medis.
Menurut Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dan proses evakuasi dilakukan secara maksimal.
“Saat ini korban meninggal dunia tercatat empat orang dan 79 orang mengalami luka-luka," katanya.
"Seluruh korban telah kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan terbaik. Kami terus melakukan evakuasi dan memastikan seluruh korban mendapatkan pertolongan secepat mungkin,” jelas Bobby, dikutip dari Antara, Selasa (28/4).
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian ini serta permohonan maaf kepada seluruh pelanggan. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar proses penanganan berjalan dengan baik,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis dikutip di Jakarta, Selasa.
Berikut ini doa tertimpa musibah, dianjurkan Rasullullah SAW,
إنّاَ للهِ وإنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أجِرْنِي فِي مُصِيبَتي وأَخْلِفْ لِي خَيْراً مِنْها
Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji‘un. Allâhumma ajirnî fî mushîbatî wa akhlif lî khairan minhâ.
“Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya.”
atau juga doa ini, yang dirangkum dari hadits paling masyhur yang dijadikan pegangan doa ketika musibah datang diriwayatkan dari Ummu Salamah.
lafaz doanya:
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ، اللَّهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي، وَاخْلُفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا
Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji‘ūn, Allâhumma’jurnî fî muṣîbatî, wa akhluf lî khayran minhâ.
Artinya: “Kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali. Ya Allah, berilah aku pahala dalam musibahku ini, dan gantilah untukku dengan yang lebih baik darinya.“
Disampaikan dalam laman NU Online, doa ini disampaikan Rasulullah Saw kepada Ummu Salamah ketika ia berduka karena wafatnya suaminya, Abu Salamah. Tapi ketika Ummu Salamah mengamalkan doa tersebut, Allah menggantikan suaminya dengan seseorang yang jauh lebih mulia, yakni Rasulullah sendiri.(klw)
waaallahualam