- Ilustrasi AI Gemini
Amalan Penghapus Dosa 2 Tahun di Bulan Dzulhijjah, Syekh Ali Jaber: Jangan Sampai Terlewat
tvOnenews.com - Bulan Dzulhijjah menjadi salah satu momen istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan amal saleh.
Pada bulan ini, khususnya di 10 hari pertama Dzulhijjah, terdapat banyak keutamaan yang dijanjikan Allah SWT bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam beribadah.
Almarhum Syekh Ali Jaber pernah menjelaskan tentang satu amalan yang memiliki keutamaan luar biasa, yakni mampu menghapus dosa selama dua tahun.
Dalam ceramahnya, Syekh Ali Jaber menerangkan bahwa 10 hari pertama Dzulhijjah merupakan hari-hari yang sangat mulia, penuh keberkahan, dan memiliki kedudukan tinggi di sisi Allah SWT.
"Tidak ada hari yang di dalamnya ada amal sholeh yang lebih dicintai Allah daripada amal sholeh di hari 10 Dzulhijjah," kata Syekh Ali Jaber.
- Pexels/ Gül Işık
Ia menjelaskan bahwa hari-hari tersebut termasuk waktu terbaik sepanjang tahun untuk memperbanyak ibadah.
Bahkan menurut Imam An-Nawawi, puasa di 10 awal Dzulhijjah sangat dianjurkan bagi umat Islam.
Meski demikian, Syekh Ali Jaber mengingatkan bahwa apabila seseorang belum mampu menjalankan puasa penuh selama 10 hari pertama Dzulhijjah, setidaknya jangan meninggalkan puasa Arafah yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah.
"Kalau tidak sanggup dan tidak mampu jangan sampai terlewat puasa arafah," ucap Syekh Ali Jaber.
Keutamaan puasa Arafah sendiri sangat besar. Dalam riwayat HR Muslim disebutkan bahwa puasa Arafah menjadi sebab diampuninya dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Selain itu, terdapat pula riwayat dari Aisyah RA yang menyebutkan besarnya rahmat Allah SWT pada hari Arafah.
"Tidak ada satu hari di mana Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka melebihi Hari Arafah." (HR. Muslim).
- Ilustrasi AI
Syekh Ali Jaber juga mengajak umat Islam agar benar-benar memanfaatkan 10 hari pertama Dzulhijjah dengan maksimal.
Menurutnya, waktu tersebut berlalu sangat cepat dan belum tentu setiap orang dapat kembali menemuinya pada tahun berikutnya.
"Nikmati ibadah selama 10 hari, sebab 10 hari itu sangat cepat habis. Bisa jadi 10 hari Dzulhijjah itu menjadi 10 Dzulhijjah yang terakhir di usia kita. Tidak ada usia lagi di tahun depan," ucap Syekh Ali Jaber.
Tak hanya berpuasa, umat Islam juga dianjurkan mengisi hari-hari mulia tersebut dengan berbagai amal saleh lainnya, seperti membaca Al-Quran, bersedekah, melaksanakan shalat tahajud, menjaga silaturahmi, hingga memperbanyak ibadah di masjid.
"Nikmati ibadah. Sebab setelah 10 hari kita akan menyesal, kenapa saya tidak perbanyak ibadah," ucap Syekh Ali Jaber.
"Sungguh 10 hari Dzulhijjah itu hari yang sangat mulia di sisi Allah," pungkasnya.
(gwn)