- iStockPhoto
Tata Cara Shalat Idul Adha, Lengkap dengan Bacaan Niat untuk Makmum
atau
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
3. Membaca Surah Al-Fatihah dan Surah Al-A’la
Setelah takbir tambahan selesai, imam membaca surah Al-Fatihah. Kemudian dianjurkan membaca surah Al-A’la pada rakaat pertama.
4. Melanjutkan Gerakan Shalat Seperti Biasa
Selanjutnya jamaah melaksanakan ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, hingga berdiri kembali untuk rakaat kedua sebagaimana tata cara shalat pada umumnya.
5. Takbir Lima Kali pada Rakaat Kedua
Saat berdiri di rakaat kedua, disunnahkan membaca takbir tambahan sebanyak lima kali. Di antara takbir tersebut dianjurkan membaca bacaan tasbih dan tahmid seperti pada rakaat pertama.
6. Membaca Surah Al-Fatihah dan Surah Al-Ghasyiyah
Setelah takbir tambahan pada rakaat kedua, imam membaca surah Al-Fatihah dan dianjurkan melanjutkan dengan membaca surah Al-Ghasyiyah.
7. Menyelesaikan Shalat hingga Salam
Setelah bacaan surah selesai, shalat dilanjutkan dengan ruku’, sujud, tahiyat, hingga salam sebagaimana shalat biasa.
8. Mendengarkan Khutbah Idul Adha
Usai shalat, jamaah dianjurkan tetap duduk dan mendengarkan khutbah Idul Adha yang disampaikan khatib. Khutbah ini biasanya berisi pesan ketakwaan, makna pengorbanan Nabi Ibrahim AS, serta keutamaan ibadah kurban.
Dengan memahami tata cara shalat Idul Adha, umat Muslim diharapkan dapat melaksanakan ibadah hari raya dengan lebih khusyuk dan sesuai tuntunan.
Selain menjadi momen ibadah, Idul Adha juga menjadi waktu untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial melalui ibadah kurban. (gwn)