- Antara
Khutbah Jumat Terbaru: Sudah Berhaji? Kenali Ukuran Haji Mabrur
Tafsir hadis ini menunjukkan bahwa Nabi Muhammad SAW menuturkan haji mabrur merupakan ibadah yang bernilai sangat agung di sisi Allah. Sebab, bagi yang meraih predikat ini langsung dibalas oleh Allah SWT dengan dijanjikan surga.
Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,
Bagi mereka yang telah melaksanakan ibadah haji, mereka pulang disambut penuh haru dan kebanggaan. Di balik itu, banyak yang mempertanyakan apakah setiap yang berhaji telah meraih haji mabrur?
Hadis dari Imam Bukhari dan Muslim menunjukkan kemabruran bukan dilihat dari gelar atau penampilannya saja. Haji mabrur memperlihatkan dari sisi perubahan nyata dalam diri seorang hamba pasca melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.
Dalam kesempatan hari ini, ukuran utama seperti ciri-ciri maupun tanda-tanda haji mabrur menjadi pembahasan penting agar tidak keliru.
Kita dapat melihat kemabruran seorang hamba melalui perubahan akhlak. Seseorang dapat dilihat bahwa dirinya lebih taat dalam ibadah setelah berhaji.
Selain itu, seseorang juga menunjukkan perubahan untuk selalu menjaga shalat, memperbanyak dzikir, serta gemar bersedekah. Hal paling penting dalam aspek kemabruran yakni meninggalkan kemaksiatan yang pernah atau sering dilakukan sebelumnya.
Ciri-ciri haji mabrur juga mengacu pada aspek sosial. Seseorang dapat memperbaiki hubungan sosialnya dengan menunjukkan kepribadian yang lebih jujur, amanah, dan peduli terhadap sesama.
Tanda predikat haji mabrur bisa dilihat seseorang tidak lagi mudah menggunjing atau ghibah, tidak riya dalam amal, hingga menjaga lisannya.
Ukuran inilah menjadi bukti sederhana dari perubahan akhlak dan istiqomah ibadah sebagai indikator penting seseorang telah mendapatkan predikat haji mabrur.
Ukuran ini memang bersifat batiniah. Akan tetapi, orang lain maupun diri sendiri bisa melihat tampak dari perubahan jelas seseorang dalam kehidupan sehari-hari.
Khutbah II
Hadirin yang berbahagia dan dirahmati Allah,
Demikianlah khutbah Jumat pada sesi pertama di kesempatan shalat Jumat hari ini. Marilah kita jangan merasa cukup pada aspek menunaikan haji saja. Kita ditekankan mempunyai tanggung jawab besar menjaga kemabruran hajinya di sepanjang hidup.
Tak lupa, marilah kita menginstrospeksi diri dan memperbaiki amal. Semoga Allah SWT menerima kemabruran haji bagi orang yang menuntaskan perjalanan menuju Tanah Suci berbuah menjadi surga.