- Pixabay
Ternyata ini Bedanya Puasa Tasua dan Asyura, Amalan Sunnah yang Dianjurkan dalam Islam di Bulan Muharram
Jakarta, tvOnenews.com- Puasa sunnah dalam agama Islam begitu banyak, salah satunya ada puasa tasua dan asyura. Lantas, apa bedanya?.
Puasa tausa dan asyura umum dikenal sebagai amalan sunnah di dalam bulan hijriah, atau menyambut tahun baru Islam. Ini sangatlah dianjurkan dalam Agama Islam.
Mengingat sebentar lagi akan menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Selain momen pergantian tahun dalam kalender Hijriah, bulan Muharram juga dikenal sebagai salah satu bulan yang istimewa untuk memperbanyak ibadah.
Seperti diketahui, berdasarkan kalender Hijriah, 1 Muharram 1448 H diperkirakan jatuh pada 16 Juni 2026. Ditanggal itu bertepatan dengan libur nasional, dan cuti bersama dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam 2026.
Merangkum dari berbagai sumber, salah satunya dari Baznas, disebutkan dalam buku Dahsyatnya Puasa Sunnah karya H. Amirulloh Syarbini dan tim, disebutkan hadis Rasulullah SAW:
"Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah Muharram. Dan salat yang paling utama setelah salat fardhu adalah salat malam." (HR Muslim).
Lantas, apa bedanya puasa Tasua dan Asyura?
Dijelaskan kalau kedua puasa sunnah ini memiliki banyak keutamaan, seperti sebagai penghapus dosa-dosa kecil selama setahun yang telah lalu.
Kemudian, puasa Tasua dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram, sedangkan puasa Asyura dikerjakan pada tanggal 10 Muharram.
Keduanya dianjurkan melaksanakan puasa pada dua hari tersebut. Hal ini didasarkan pada hadist yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA. Rasulullah SAW bersabda:
"Sungguh, jika aku masih hidup sampai tahun depan, niscaya aku akan berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram." (HR Ahmad).(klw)