news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi masjid di atas awan.
Sumber :
  • freepik.com

Teks Khutbah Jumat 17 Juli 2026: Jangan Percaya Mitos Bulan Safar, Perbanyak Amal dan Dekatkan Diri kepada Allah

Berikut teks khutbah Jumat 17 Juli 2026 memasuki bulan Safar 1448 H: Jangan Percaya Mitos Bulan Safar, Perbanyak Amal dan Dekatkan Diri kepada Allah.
Selasa, 14 Juli 2026 - 10:58 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Bulan Safar kerap menjadi pembicaraan di tengah masyarakat. 

Tidak sedikit yang masih mengaitkan bulan kedua dalam kalender Hijriah ini dengan berbagai mitos tentang kesialan, musibah, hingga larangan melakukan aktivitas tertentu. 

Padahal, Islam telah memberikan penjelasan yang sangat jelas mengenai anggapan tersebut.

Melalui khutbah Jumat ini, umat Islam diajak meluruskan pemahaman yang keliru tentang bulan Safar. 

Rasulullah SAW sendiri telah menegaskan bahwa tidak ada bulan yang membawa kesialan. Yang menentukan segala sesuatu hanyalah Allah SWT. 

Karena itu, bulan Safar justru dapat dijadikan momentum untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat ketakwaan, serta meningkatkan kepedulian kepada sesama.

Berikut naskah khutbah Jumat yang dapat menjadi renungan bersama.

Ilustrasi shalat Jumat
Sumber :
  • Pexels/Mohammed Alim

Khutbah Pertama

Puji dan syukur kita ucapkan pada Allah yang Maha Kuasa, berkat rahmat dan kuasanya, hari ini kita bisa melaksanakan ibadah shalat Jumat secara berjamaah.

Selanjutnya, shalawat kepada Rasulullah SAW, yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah menuju zaman yang islami penuh keberkahan. Semoga kita akan mendapatkan syafaatnya di yaumil akhir.

Selanjutnya, sebagai khatib sudah menjadi kewajiban kami untuk mengajak diri pribadi secara khusus, dan kita semua, secara umum untuk meningkatkan takwa dan iman pada Allah SWT, agar kebahagiaan dunia dan akhirat bisa kita raih.

Ma'asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah.

Bulan Safar merupakan bulan kedua dalam kalender Hijriah. Nama Safar berasal dari kebiasaan masyarakat Arab pada masa lampau yang sering melakukan perjalanan jauh atau safar pada bulan tersebut. Seiring berjalannya waktu, muncul berbagai keyakinan yang menganggap Safar sebagai bulan yang membawa kesialan.

Padahal, anggapan tersebut berasal dari tradisi masyarakat Arab pada masa jahiliyah, yaitu masa sebelum datangnya Islam. 

Ketika Islam hadir, Rasulullah SAW meluruskan berbagai bentuk keyakinan yang tidak memiliki dasar syariat, termasuk kepercayaan terhadap pertanda buruk dan kesialan yang dikaitkan dengan waktu tertentu.

Dalam Islam tidak ada dalil sahih yang menyatakan bahwa bulan Safar membawa kesialan. Segala yang terjadi dalam kehidupan manusia sepenuhnya berada dalam ketentuan Allah SWT. Oleh sebab itu, tidak benar apabila musibah atau kesulitan yang terjadi dikaitkan dengan datangnya bulan Safar.

Berita Terkait

1
2 3 4 5 6 7 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:44
02:15
03:17
05:38
09:17
01:20

Viral