- tvOnenews - Gigih Wahyuningsih
Rashdul Kiblat 15-16 Juli 2026 Jam Berapa? Cek Waktu dan Cara Mengeceknya
5. Tentukan arah kiblat
Tarik garis lurus dari ujung bayangan menuju pangkal tongkat. Garis tersebut menunjukkan arah kiblat yang mengarah ke Ka'bah.
Mengapa Cara Ini Akurat?
Keakuratan metode Rashdul Kiblat berasal dari posisi matahari yang berada tepat di atas Ka'bah. Pada saat itu, sinar matahari datang dari arah Ka'bah menuju berbagai wilayah di bumi yang masih mengalami siang hari.
Akibatnya, bayangan benda tegak dapat dijadikan pedoman langsung untuk menentukan arah kiblat tanpa memerlukan alat ukur khusus.
Karena didasarkan pada perhitungan astronomi yang presisi, metode ini banyak dimanfaatkan oleh para ahli falak maupun lembaga yang menangani penentuan arah kiblat.
Dapat Dilakukan di Rumah hingga Masjid
Salah satu keunggulan Rashdul Kiblat adalah kemudahannya. Selama lokasi pengamatan masih mendapatkan sinar matahari secara langsung pada waktu yang ditentukan, metode ini bisa dilakukan hampir di mana saja.
Masyarakat dapat memanfaatkannya untuk mengecek arah kiblat di rumah, masjid, musala, sekolah, kampus, kantor, maupun tempat terbuka lainnya.
Bahkan, banyak pengurus masjid yang memanfaatkan momen ini untuk memastikan kembali arah saf shalat agar tetap menghadap Ka'bah dengan tepat.
Manfaatkan Kesempatan yang Hanya Datang Dua Kali Setahun
Fenomena Rashdul Kiblat bukanlah peristiwa yang terjadi setiap hari. Oleh karena itu, tanggal 15 dan 16 Juli 2026 menjadi kesempatan yang baik bagi masyarakat untuk memverifikasi arah kiblat secara mandiri.
Cukup dengan memanfaatkan sinar matahari, sebuah tongkat yang berdiri tegak, dan pengamatan pada waktu yang tepat, arah kiblat dapat diketahui dengan mudah dan akurat.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lengkap atau mencatat lokasi pengukuran, Kementerian Agama juga menyediakan layanan melalui portal Indonesia Berkiblat. (gwn)