news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi sedih.
Sumber :
  • Freepik

Baca Doa Ini saat Sedih, Rasulullah Ajarkan Amalan Pengusir Galau dan Penenang Hati

Berikut bacaan doa yang dianjurkan Rasulullah SAW dibaca ketika sedang sedih atau galau, maknanya secara mendalam dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat.
Selasa, 21 Juli 2026 - 13:10 WIB
Reporter:
Editor :

Menurut beliau, kata "Allahumma" merupakan panggilan yang menunjukkan kerendahan hati seorang hamba kepada Tuhannya. 

Seolah-olah seorang muslim berkata, "Ya Allah, hanya kepada-Mu aku berserah dan memohon pertolongan."

Saat membaca bagian "inni a'ūdzu bika minal hammi wal hazani", seorang muslim memohon perlindungan dari kegelisahan dan kesedihan yang sedang dirasakan.

UAH menggambarkan maknanya dengan bahasa yang lebih menyentuh, yakni seolah seorang hamba berkata:

"Ya Allah, Engkau Maha Mengetahui apa yang sedang aku rasakan. Hari ini aku begitu sedih, gelisah, dan bingung menghadapi persoalan hidup. Aku memohon perlindungan kepada-Mu dari semua kegelisahan dan kesedihan yang memenuhi hatiku."

Selanjutnya terdapat kalimat "wa a'ūdzu bika minal 'ajzi wal kasali", yang bermakna permohonan agar Allah menghindarkan seorang hamba dari kelemahan dan kemalasan.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, terkadang seseorang sebenarnya mengetahui solusi atas masalahnya, tetapi merasa lemah untuk bangkit atau justru terjebak dalam rasa malas sehingga persoalannya tidak kunjung selesai. Karena itu, doa ini mengajarkan agar seorang muslim memohon kekuatan kepada Allah SWT.

Bagian berikutnya adalah "wa a'ūdzu bika minal jubni wal bukhli".

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa tidak sedikit kegelisahan muncul karena rasa takut yang berlebihan. 

Takut gagal, takut kehilangan, atau takut menghadapi kenyataan justru membuat seseorang semakin tertekan.

Selain itu, sifat kikir juga bisa menjadi penyebab datangnya berbagai persoalan dalam hidup. Karena itu, Rasulullah SAW mengajarkan agar seorang muslim memohon perlindungan dari kedua sifat tersebut.

Kemudian doa ditutup dengan kalimat "wa a'ūdzu bika min ghalabatid daini wa qahrir rijāl."

Menurut UAH, bagian ini sangat relevan dengan kehidupan banyak orang saat ini. Tidak sedikit orang yang merasa cemas karena terlilit utang atau berada di bawah tekanan orang lain, baik dalam pekerjaan, lingkungan, maupun kehidupan sosial.

Melalui doa tersebut, seorang muslim memohon agar Allah SWT membebaskannya dari beban utang sekaligus melindunginya dari segala bentuk intimidasi maupun tekanan yang membuat hidup terasa semakin berat.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:28
02:23
01:37
04:43
04:30
05:26

Viral