- Ilustrasi AI
7 Amalan Setelah Shalat, Nomor 7 Disebut sebagai Dzikir Paripurna
tvOnenews.com - Banyak umat Islam yang langsung beranjak meninggalkan tempat shalat setelah mengucapkan salam.
Padahal, waktu setelah shalat merupakan salah satu momen yang sangat berharga untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dalam berbagai riwayat, Rasulullah SAW mengajarkan sejumlah amalan yang dapat dikerjakan setelah shalat.
Amalan-amalan tersebut tidak hanya berupa bacaan dzikir, tetapi juga mencakup aktivitas lain yang bernilai ibadah dan menjadi jalan untuk meraih pahala.
Ustaz Adi Hidayat (UAH) dalam salah satu kajiannya menjelaskan bahwa ada tujuh amalan pasca shalat yang memiliki keutamaan luar biasa.
Menariknya, beliau menyebut amalan ketujuh sebagai "dzikir paripurna" karena tidak hanya dilakukan setelah shalat, tetapi juga terus dibawa dalam seluruh aktivitas kehidupan sehari-hari.
- iStockPhoto
Berikut penjelasan tujuh amalan tersebut.
1. Memperbanyak Istighfar
Amalan pertama yang dianjurkan setelah selesai shalat adalah memperbanyak membaca istighfar.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, amalan ini memiliki dasar yang kuat dari hadis riwayat Muslim.
Istighfar menjadi bentuk pengakuan seorang hamba atas kekurangan dalam ibadah yang baru saja ditunaikan sekaligus permohonan ampun kepada Allah SWT.
Dengan membaca istighfar, seorang muslim diajak untuk tidak merasa puas terhadap amalnya, tetapi tetap rendah hati dan berharap rahmat Allah.
2. Membaca Al-Quran
Amalan berikutnya adalah membaca Al-Quran setelah shalat.
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa membaca Al-Quran termasuk bagian dari dzikir kepada Allah SWT. Beliau merujuk pada dalil dalam QS. Al-Hijr ayat 9.
"Jadi kalau Anda sedang baca Al-Quran, berati Anda sedang berdzikir," ucap Ustaz Adi Hidayat.
Karena itu, meluangkan waktu beberapa menit untuk membaca Al-Quran setelah salat menjadi kebiasaan yang sangat dianjurkan.
3. Mengulang atau Menghafal Ayat Al-Quran
Tidak hanya membaca, menghafalkan ayat-ayat Al-Quran juga termasuk bentuk dzikir.
Ustaz Adi Hidayat mencontohkan beberapa bacaan yang bisa dihafalkan setelah shalat, seperti Ayat Kursi, tiga surah terakhir Al-Quran, maupun awal Surah Al-Baqarah.
"Begitu Anda bacakan, Anda sedang berdzikir. Dalilnya Quran Surah ke 54 ayat ke 17, 22, 32, 40," kata Ustaz Adi Hidayat.
Selain menambah hafalan, amalan ini juga membantu menjaga kedekatan seorang muslim dengan Al-Qur'an.
4. Berdoa kepada Allah SWT
Setelah selesai shalat juga menjadi waktu yang baik untuk memanjatkan doa.
Menurut UAH, berdoa merupakan bagian dari dzikir karena ketika berdoa seseorang sedang mengingat dan memohon langsung kepada Allah SWT. Beliau menyebut dalilnya terdapat dalam QS. Al-A'raf ayat 205.
"Ketika Allah meminta kita berdoa, kalimat doanya dalam bahasa perintah menggunakan kata dzikir," kata UAH.
Beliau kemudian menambahkan:
"Jadi ketika Anda sedang berdoa berarti Anda sedang berdzikir. Saat berdoa anda mengingat Allah, bukankah saat berdoa Anda lebih dekat dengan Allah," katanya lagi.
5. Mengerjakan Shalat Sunnah
Amalan berikutnya adalah melaksanakan shalat sunnah setelah shalat wajib.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, salat sunnah memiliki kedudukan yang sangat penting karena dapat menyempurnakan kekurangan pada ibadah wajib.
Beliau mengingatkan bahwa amal-amal sunnah akan menjadi penolong ketika amal wajib seorang hamba masih memiliki kekurangan.
"Karena amalan fardhu tidak bisa menolong Anda dari proyek akhirat yang telah anda cita-citakan masuk surga," kata Ustaz Adi Hidayat.
Beliau melanjutkan:
"Maka yang akan dicari pertama kalinya adalah amalan yang ini. Jika Anda ketinggalan itu, itu yang membuat situasi tegang ketika di akhirat. Hati-hati," tambahnya.
6. Memperbanyak Menyebut Nama Allah dan Asmaul Husna
Amalan keenam adalah memperbanyak menyebut nama Allah SWT, termasuk membaca Asmaul Husna.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, amalan ini memiliki dasar dalam QS. Al-Baqarah ayat 152.
"Jadi orang yang selalu ingat Allah, nanti Allah akan ingat kepada dia," ucap Ustaz Adi Hidayat.
Beliau juga menjelaskan bahwa seorang muslim dapat menyebut nama Allah sesuai dengan kebutuhan dan permohonannya, sebagaimana dijelaskan dalam QS. Al-Isra ayat 110-111.
"Di ayat 111 tegas dikatakan ayo sebut Allah, maka kapanpun Anda bisa memanggilNya atau memintaNya anda boleh memanggil dengan nama terbaik sesuai kebutuhan Anda," kata UAH.
7. Membawa Dzikir dalam Seluruh Aktivitas Sehari-hari
Amalan terakhir menjadi penutup dari seluruh rangkaian dzikir setelah salat. Ustaz Adi Hidayat menyebutnya sebagai dzikir paripurna.
Menurut beliau, dzikir tidak berhenti ketika seseorang selesai beribadah di masjid, tetapi harus terus hidup dalam setiap aktivitas yang dilakukan.
"Ini dzikir paripurna. Ini amalan pasca sholat yang disebut dengan dzikir. Bukan amalan biasa. Tapi amalan ini akan dibawa pada seluruh aktivitas harian," ucap UAH.
Beliau menjelaskan bahwa seseorang yang terbiasa berdzikir setelah shalat akan membawa semangat mengingat Allah dalam seluruh kehidupannya.
Saat makan, berbicara, berjalan, bekerja, hingga berinteraksi dengan sesama, semuanya dilakukan dengan kesadaran bahwa Allah SWT selalu mengawasi.
Ustaz Adi Hidayat mengatakan konsep tersebut memiliki landasan dalam QS. Ali Imran ayat 190-191 yang menjelaskan tentang Ulil Albab, yaitu orang-orang yang senantiasa mengingat Allah dalam berbagai keadaan, baik ketika berdiri, duduk, maupun berbaring.
Menurut beliau, golongan ahli dzikir inilah yang akan memperoleh kemuliaan di sisi Allah SWT dan mendapatkan pujian ketika kelak kembali menghadap-Nya.
Melalui tujuh amalan tersebut, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahwa waktu setelah salat merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk memperbanyak ibadah.
Dengan memanfaatkan momen tersebut untuk berdzikir, membaca Al-Quran, berdoa, hingga membawa semangat mengingat Allah ke dalam seluruh aktivitas harian, seorang muslim diharapkan dapat semakin dekat kepada Allah SWT dan meraih keberkahan dalam setiap langkah kehidupannya. (gwn)