- Pexels/Thirdman
Waktu Terbaik Shalat Dhuha Jam Berapa? Ini Penjelasan Buya Yahya
Dalam kajiannya, Buya Yahya juga menjelaskan bahwa shalat dhuha dikenal dengan sebutan shalat awwabin.
Awwabin merupakan istilah yang menggambarkan orang-orang yang senantiasa kembali kepada Allah SWT, termasuk melalui taubat dan memperbanyak ibadah.
Karena itu, shalat dhuha tidak semestinya hanya dipandang sebagai amalan untuk meminta kelancaran rezeki.
Ibadah ini juga menjadi salah satu bentuk kerinduan seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Buya Yahya turut menjelaskan adanya pendapat lain mengenai istilah shalat awwabin, yakni sholat sunnah yang dikerjakan beberapa rakaat setelah maghrib.
Namun, dalam penjelasannya, ia menyebut bahwa penyebutan shalat awwabin juga merujuk pada shalat dhuha sebagaimana keterangan yang berasal dari Nabi Muhammad SAW.
Untuk memudahkan pemahaman mengenai waktu utamanya, Buya Yahya memberikan perumpamaan anak unta yang dijemur di bawah sinar matahari.
Ketika bagian pundak anak unta mulai terasa hangat, kondisi tersebut menjadi gambaran waktu yang lebih baik untuk mengerjakan shalat dhuha.
"Jadi anak onta itu kan di jemur, kalau sudah mulai jam 9 kelihatan pundaknya hangat. Itulah waktunya sholat dhuha yang lebih bagus," kata Buya Yahya.
Melalui penjelasan tersebut, umat Islam diingatkan bahwa memilih waktu yang tepat juga menjadi bagian dari perhatian dalam menjalankan ibadah.
Shalat dhuha dapat menjadi kesempatan untuk memperbanyak amal sunnah, memohon keberkahan, sekaligus menjaga kedekatan dengan Allah SWT di tengah aktivitas sehari-hari. (gwn)