news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Orang Shalat Tasbih.
Sumber :
  • tim tvOne

Niat dan Tata Cara Shalat Tasbih

Salah satu shalat sunnah yang dianjurkan para ulama adalah shalat tasbih. Hal ini karena para ulama memandang shalat tasbih memiliki keutamaan yang begitu besar
Kamis, 7 Juli 2022 - 18:19 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta - Salah satu shalat sunnah yang dianjurkan oleh para ulama adalah shalat tasbih. Jika dilihat dari sisi keutamaannya, para ulama memandang shalat tasbih memiliki keutamaan yang begitu besar.

Dikutip dari NU online, keutamaan dari shalat tasbih bahkan membuat Imam As-Subki menyatakan bahwa tidaklah orang yang mendengar tentang keutamaan shalat tasbih namun ia meninggalkannya (tidak melakukannya) kecuali orang itu adalah orang yang merendahkan agama (lihat: Ibnu Hajar Al-Haitami, Al-Minhâjul Qawîm, Beirut: Darul Fikr, tt., hal. 203).   

Sementara, waktu pelaksanaan shalat tasbih dapat dilakukan kapan saja, baik siang atau malam hari.

Namun Imam Nawawi memiliki pendapat yang menyatakan adanya perbedaan dalam teknis pelaksanaan shalat tasbih di siang dan malam hari. 

Bagi beliau, bila shalat tasbih dilakukan di malam hari maka akan lebih baik bila dilakukan dua rakaat – dua rakaat masing-masing dengan satu salam. 

Sementara jika shalat tasbih dilakukan di siang hari maka bisa dilakukan dua rakaat satu salam atau langsung empat rakaat dengan satu salam. Dalam kitab Al-Adzkâr-nya beliau menyatakan:

  فإن صلى ليلاً فأحبّ إليّ أن يسلّم في ركعتين؛ وإن صلّى نهاراً، فإن شاء سلّم، وإن شاء لم يسلم   

Artinya: “Bila shalat dilakukan di malam hari maka lebih kusukai bila bersalam dalam dua rakaat. Namun bila di siang hari maka bila mau bersalam (pada dua rakaat) dan bila mau maka tidak bersalam (di dua rakaat).”  

Tata Cara Shalat Tasbih

Jika disimpulkan, tata cara dari pelaksanaan shalat tasbih pada dasarnya sama dengan shalat-shalat lainnya. Hanya saja di dalam shalat tasbih ada tambahan bacaan kalimat thayibah dalam jumlah tertentu.  

Ilustrasi Orang Sedang Membaca Tasbih (Pexels)

Berikut tata cara dari shalat tasbih:

1. Berdiri lurus menghadap kiblat kemudian ucapkan lafaz niatnya (di waktu malam).

Adapun niat shalat tasbih empat rakaat dengan dua kali salam adalah:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Baca; Ushalli sunnat tasbīhi rak‘ataini lillāhi ta‘ālā

Artinya: "Aku menyengaja sembahyang sunnah tasbih dua rakaat karena Allah SWT."

Sedangkan lafaz niat sholat tasbih empat rakaat dengan satu salam yaitu:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnat tasbīhi arba‘a rak‘ātin lillāhi ta‘ālā

Artinya: "Aku menyengaja salat sunah tasbih empat rakaat karena Allah Ta'ala."

2. Takbiratul ihram.

3. Membaca doa Iftitah.

4. Membaca surat Al-Fatihah.

5. Membaca surat lainnya.

Setelah membaca surat Al-Fatihah dan surat lainnya, sebelum ruku’ terlebih dahulu membaca kalimat tasbih yang adapun bacaanya.

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Latin: “Subhanallah walhamdu lillah wa la ilaaha illallah wallahuakbar.” 

Artinya: "Maha suci Allah Yang Maha Esa, segala puji bagi Allah dan Allah dzat yang Maha Agung." (15 kali)  

Setelah itu baru kemudian melakukan ruku’.   

6. Pada saat ruku’ sebelum bangun untuk i’tidal terlebih dahulu membaca kembali tasbih (sebanyak 10 kali). Setelah itu baru kemudian bangun untuk i’tidal.   

7. Pada saat i’tidal sebelum turun untuk sujud kembali membaca tasbih (sebanyak 10 kali), baru kemudian sujud.  

8. Pada saat sujud yang pertama sebelum bangun membaca tasbih (sebanyak 10 kali), baru kemudian bangun untuk duduk.  

9. Pada saat duduk di antara dua sujud sebelum melakukan sujud kedua membaca tasbih lagi (sebanyak 10 kali), baru kemudian melakukan sujud yang kedua.   

10. Pada saat sujud kedua sebelum bangun membaca tasbih lagi (sebanyak 10 kali).  

11. Setelah sujud yang kedua tidak langsung bangun untuk berdiri memulai rakaat yang kedua, namun terlebih dahulu duduk untuk membaca tasbih (sebanyak 10 kali). 

Sehingga, dengan demikian maka dalam satu rakaat kita telah membaca tasbih sebanyak 75 kali. 

Setelah itu barulah bangun untuk berdiri kembali memulai rakaat yang kedua.  

12. Berdiri mengerjakan rakaat kedua

Rakaat kedua dilakukan sama persis seperti pada rakaat pertama.

13. Duduk tasyahud akhir.

14. Membaca tasyahud akhir.

Setelah membaca tasyahud akhir sebelum salam terlebih dahulu membaca tasbih sebanyak 10 kali.

15. Diakhiri dengan salam. 

Membaca salam sebagaimana biasa sebagai penutup shalat.

Wallahualam

(put)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:50
05:20
07:41
02:19
00:36
05:45

Viral