news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

ilustrasi berdoa.
Sumber :
  • Freepik/rembolle

Alasan Ashar Menjadi Waktu yang Mustajab untuk Memanjatkan Doa di Hari Jumat

Hari Jumat, merupakan hari yang istimewa bagi umat muslim. Banyak keutamaan yang didapatkan di hari Jumat seperti doa yang tidak akan ditolak oleh Allah SWT. 
Jumat, 7 Oktober 2022 - 12:24 WIB
Reporter:
Editor :

“Kebanyakan hadis mengenai waktu yang diharapkan terkabulnya doa adalah ba’da Ashar dan setelah matahari bergeser (waktu sholat jumat).” (Lihat Fatwa Sual Wal Jawab no.112165)

Ibnul Qayyim berkata, “Waktu ini ini adalah akhir waktu Ashar dan diagungkan oleh semua orang yang beragama” (Zadul Ma’ad 1/384)

Bagaimana maksud ba’da Ashar tersebut? Berikut penjelasan Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid hafidzahullah. Beliau berkata,

“Bagi yang menginginkan mencari waktu mustajab setelah Ashar hari jumat, ada beberapa cara:

  1. Tetap tinggal di masjid setelah sholat ashar, tidak keluar dari masjid dan berdoa. Ditekankan ketika akhir waktu Ahsar (menjelang maghrib), ini adalah kedudukan tertinggi. Said bin Jubair, jika sholat ashar tidaklah berbicara dengan seorangpun sampai tenggelam matahari.
  2. Ia berangkat ke masjid menjelang Magrib, kemudian sholat tahiyatul masjid, berdoa sampai akhir waktu Ashar ini adalah kedudukan pertengahan
  3. Ia duduk di tempatnya –rumah atau yang lain- berdoa kepada Rabb-nya sampai akhir waktu Ashar. Ini adalah kedudukan terendah.” [Fatwa Sual Wal Jawab no.112165]

Perhatikan bagaimana semangat para salaf dahulu memanfaatkan berkahnya waktu ba’da Ashar di hari Jumat.

Ibnul Qayyim berkata, “Dahulu Sa’id bin Jubair apabila telah sholat Ashar, ia tidak berbicara dengan seorang pun sampai tenggelam matahari (magrib) karena sibuk dengan berdoa.” (Zadul Ma’ad 1/384)

“Dahulu Thawus bin Kaisan jika sholat Ashar pada hari Jumat menghadap kiblat, ia tidak berbicara dengan seorang pun sampai tenggelam matahari (magrib).” (Tarikh Waasith)

Hal ini juga bisa dilakukan oleh wanita di rumahnya, setelah sholat Ashar wanita berdoa dan berharap dimustajabkan. Demikian juga, orang yang terhalangi untuk shalat ashar di masjid seperti dengan sakit atau ada udzur lainnya.

Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah menjelaskan,

“Dzahir hadits adalah mutlak yaitu barangsiapa yang berdoa di waktu musjatab pada akhir hari Jumat (yaitu menjelang Magrib, karena akhir hari dalam hijriyah adalah Magrib). 

Diharapkan bisa dkabulkan, akan tetapi jika ia menunggu sholat di masjid tempat sholat Magrib, ini lebih hati-hati karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘ia menegakkan sholat’. Orang yang menunggu sebagaimana kedudukan orang yang sholat maka dalam keadaan sholat lebih diharapkan mustajab.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:50
05:20
07:41
02:19
00:36
05:45

Viral