Padahal Megawati Hangestri sudah di Indonesia, Kapten Red Sparks Bilang Begini ke Media Korea soal Sosok Megatron
tvOnenews.com - Kapten Daejeon Red Sparks Yeum Hye Seon mengungkapkan rasa kehilangan mendalam setelah Megawati Hangestri Pertiwi memutuskan untuk tidak melanjutkan kontraknya bersama klub Korea Selatan tersebut.
Keputusan Megawati pulang ke Indonesia mengakhiri kebersamaan dua musim yang sukses dan penuh kenangan.
Dikutip dari News1, Yeum Hye Seon menyebut Megawati sebagai pemain luar biasa yang memberikan kontribusi besar bagi Red Sparks, baik dari sisi permainan maupun karakter.
- Red Sparks
"Mega adalah salah satu penyerang terbaik yang pernah bekerja sama dengan saya," ujar Yeum Hye Seon.
Selama dua musim terakhir, Megawati menjadi ujung tombak andalan Red Sparks dengan umpan-umpan akurat dari Yeum Hye Seon, yang merupakan salah satu tosser terbaik Korea.
Chemistry keduanya mencapai puncaknya di musim 2024/2025 ketika Megawati mencetak 1.020 poin, sebagian besar dari kombinasi serangan cepat bersama sang kapten.
"Dia memiliki kepribadian dan keterampilan yang sangat bagus, jadi dia cocok dengan tim. Sangat disayangkan bahwa pemain seperti itu tidak bisa bersama kami," lanjut Yeum Hye Seon.
- KOVO
Keputusan Megawati untuk tidak memperpanjang kontraknya membuat sang kapten 34 tahun itu merasa kehilangan, baik secara teknis maupun emosional.
Ia menyebut Megawati sebagai pemain yang sangat cocok dengan kultur dan semangat tim Red Sparks.
Setelah mengantarkan Red Sparks meraih runner-up Liga Voli Korea V-League 2024/2025, Megawati memilih kembali ke Indonesia demi lebih dekat dengan keluarganya, terutama sang ibu.
Saat ini, ia memperkuat Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia di babak Final Four Proliga 2025, namun masa depan karier internasional Megawati masih terbuka.
Liga voli di Thailand atau Vietnam disebut-sebut sebagai dua destinasi potensial untuk musim depan. Meski begitu, Megawati belum mengambil keputusan resmi terkait klub selanjutnya.
Kisah Megawati dan Yeum Hye Seon menjadi bukti bahwa koneksi kuat dalam tim tidak hanya terjadi di lapangan, tapi juga menyentuh sisi emosional antar pemain lintas negara.
Apapun keputusan Megawati ke depan, jelas ia meninggalkan jejak tak tergantikan di Red Sparks dan di hati kapten dan para pendukungnya.