- instagram Arjen Robben
Padahal Gajinya Pernah Rp 3,5 M Seminggu, tapi Arjen Robben Kini Banting Setir Jadi Atlet Padel, Ini Alasannya
Pada 2004, Robben pindah ke Chelsea senilai 18 juta euro. Di Inggris, ia memenangkan dua gelar Premier League beruntun dan total enam trofi. Penampilan impresifnya kemudian membuat Real Madrid menggaetnya seharga 35 juta euro pada 2007.
Namun, setelah kehadiran Cristiano Ronaldo dan Kaka, posisi Robben terancam dan ia memilih hijrah ke Bayern Munich pada 2009.
Di Jerman, Robben mencapai puncak kariernya. Ia mencetak gol penentu kemenangan di final Liga Champions 2012/2013 sekaligus menjadi ikon Bayern dengan deretan gelar Bundesliga dan DFB-Pokal.
Di level tim nasional, Robben mencatat 96 caps dan 37 gol untuk Belanda, termasuk menjadi bagian skuad yang mencapai final Piala Dunia 2010.
- International Padel Federation
Robben Menjadi Atlet Padel Profesional
Empat tahun setelah momen pensiunnya, Robben kembali mengejutkan publik. Ia resmi menjadi pemain padel profesional dan mulai mengumpulkan poin peringkat di Federasi Padel Internasional (FIP).
Melansir dari laman resmi, dalam turnamen FIP Bronze Westerbork, bagian dari CUPRA FIP Tour di Belanda, Robben dan rekannya Werner Lootsma meraih kemenangan dramatis setelah menyelamatkan enam match point untuk mengalahkan Ralph Boekema dan Mark Weldmate 4-6, 6-3, 7-6.
Meski kemudian kalah telak 6-1, 6-0 dari pemain peringkat 155 dan 144 dunia, Robben tetap mendapat apresiasi besar. Sten Richters dan Thijs Roper bahkan berkata, “Dia adalah mantan pemain sepak bola profesional terbaik yang kami tahu yang bermain padel.”
Robben sendiri mengaku rendah hati dan realistis. “Saya rasa saya tidak bisa menganggap diri saya terlalu serius. Saya memulai dengan harapan rendah, tapi saya berusaha berjuang di lapangan dan mencetak sebanyak mungkin poin.”
Pada 2023, Robben sempat bermain satu lapangan dengan Robin van Persie di Pro-Am World Padel Tour Amsterdam Open dan memenangkan “Legends Game”. Van Persie berkata, “Pengalaman yang luar biasa, pertandingan yang intens dalam kebersamaan yang luar biasa."
Ia juga terang-terangan ingin memiliki dampak besar bagi padel di Belanda. “Zlatan Ibrahimovic menjadikan padel sebagai olahraga penting di Swedia, dan saya pikir saya bisa melakukan hal yang sama di Belanda." (udn)